Published On: Sun, Sep 13th, 2015

Buah Naga, Pembawa Hoki Masyarakat Tionghoa

buah nagaDaging buahnya berwarna putih, merah, kuning, dan ungu dengan kulit bersisik mirip kepala naga. Sedangkan batang tanamannya seolah sebagai ekor penuh duri, inilah yang mungkin menyebabkan buah ini disebut buah naga.

Namanya memang buah naga, tetapi buah ini bukan buah asli dari daratan Cina, berasal dari Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Pitaya atau Dragon Fruit begitu sebutan buah ini dalam bahasa Inggris, oleh masyarakat Tionghoa dianggap sebagai buah pembawa hoki atau keberuntungan yang senantiasa menghiasi altar pemujaan dewa menjelang Imlek.

Tak hanya bagi masyarakat Tionghoa, buah yang di Indonesia banyak dibudidayakan di Jember, Malang, Pasuruan, Banyuwangi, Batam, dan ada baru satu kebun buah naga di Kota Semarang ini juga ternyata membawa hoki bagi para petani yang membudidayakan buah ini.

Seperti dikutip Antara, buah dengan genus Hylocereus ini sangat lekat dengan tradisi Tionghoa, walaupun bukan buah asli dari Cina. Bagi masyarakat Tionghoa, buah ini dipercaya membawa hoki atau keberuntungan yang senantiasa disajikan untuk para dewa bersama dengan buah dan tanaman lainnya seperti jeruk, tebu, bambu, pisang raja atau pisang mas, dan terong susu.

Bagi Lana, warga keturunan Tionghoa yang tinggal di Semarang, mengaku sudah menjadi keharusan untuk menyediakan buah naga saat perayaan Imlek untuk persembahan selain buah yang lainnya menjadi pendamping dua patung di meja altar persembahan bagi para dewa.

Menurutnya, buah-buahan yang biasa ia siapkan yang memiliki arti kemakmuran, panjang umur, keselamatan, dan kebahagiaan seperti jeruk atau ”chi zhe”, chi berarti rezeki dan zhe berarti buah atau buah pembawa rezeki. Selain itu, jeruk yang berwarna kuning sebagai simbol emas melambangkan kekayaan.

”Begitu juga dengan buah naga dengan warna merahnya melambangkan kemakmuran. Sehingga dengan menyediakan buah naga juga menikmati buahnya diyakini akan mendapatkan kemakmuran di tahun berikutnya,” katanya.

Untuk memastikan memperoleh buah naga pada saat perayaan Imlek, Lana mengaku harus memesan kepada petani karena lebih murah ketimbang membeli di pasar atau supermarket.

Ibu Liem, mengakui sebagian masyarakat Tionghoa menyediakan buah naga dalam perayaan Imlek. Akan tetapi, selain buah naga banyak juga yang hanya menyediakan buah-buahan lainnya dan paling umum adalah jeruk karena harganya lebih terjangkau dan mudah diperoleh.

Tidak sekadar membawa hoki, buah yang berasal dari tanaman jenis kaktus ini juga dipercaya bermanfaat untuk kesehatan. Padahal awalnya, tanaman ini dulunya hanya dikenal sebagai tanaman hias.

Thang loy begitu buah ini disebut oleh masyarakat Tionghoa, mengandung banyak vitamin B1, B2, B3, C, zat besi, potasium, dan mineral lainnya dipercaya banyak memiliki khasiat bagi daya tahan dan metabolisme tubuh.

”Saya paling suka dengan buah naga karena selain rasanya yang enak juga memiliki khasiat untuk kesehatan,” kata Tom, warga Semarang Timur.

Dia mengaku lebih sering menikmati kelezatan buah naga dengan cara dijus karena warnanya yang terlihat menarik. Selain bertepatan dengan momentum perayaan Imlek, ia mengaku juga sering mengkonsumsi buah naga dengan alasan banyak manfaat untuk kesehatan dirinya.

Sementara itu Ibu Yona, juga mengaku selalu mengkonsumsi buah naga sebagai terapi buah untuk mencegah datangnya penyakit, selain diimbangi dengan olahraga yang rutin.

Ia mengaku terbiasa mengkonsumsi buah naga dalam bentuk buah yang dibelah kemudian buahnya dipotong-potong sehingga mempermudah untuk memakannya dan sebagian lagi dijus.

Menurut hasil penelitian Al Leong dari Johncola Pitaya Food R&D, yang dilansir dalam laman internet buahnaga.us, menyebutkan bahwa buah ini dapat mencegah kanker usus, mencegah kandungan kolesterol tinggi dalam darah, dan menurunkan kadar lemak tubuh. (MERIE)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>