como fazer soma na planilha do word buy soma online no prescription soma fab

is it okay to take xanax as needed xanax mg does xanax go bad over time

elavil valium interactions diazepam 5mg has anyone taken valium during pregnancy

phentermine 37.5 pill identification phentermine 30mg phentermine 37.5 mg side effects

xanax comparisons xanax pill xanax green s 90 3 bar

test soma progressor 120 soma online les thermes marins soma bay

buy alprazolam canada xanax 2mg buy alprazolam online Miramar

will valium help with methadone withdrawal valium online does valium make dogs hungry

kandungan dalam obat tramadol purchase tramadol stronger tramadol or vicodin

ambien oral side effects buy ambien ambien 10mg extended release

Diterbitkan pada: Jum, Sep 25th, 2015

Harus Pintar Pilih Kavling Siap Bangun

Reporter:    /  @ 21:49:53  /  25 September 2015

Memilih lokasi kavling tanah yang bagus, memang menjadi salah satu pilihan untuk berinvestasi ataupun membangun rumah. (KORAN MURIA / AYU KHAZMI)

Memilih lokasi kavling tanah yang bagus, memang menjadi salah satu pilihan untuk berinvestasi ataupun membangun rumah. (KORAN MURIA / AYU KHAZMI)

KUDUS – Saat ini bisnis jual beli tanah kavling sedang berkembang pesat. Kebutuhan tanah yang kiat meningkat, dengan semakin banyaknya jumlah penduduk, membuat bisnis ini menjamur dimanapun. Termasuk di daerah Kudus.

Ada beberapa jenis tanah yang dijual. Namun khusus tanah yang siap bangun, ada ciri-ciri tersendiri. Wargi, salah satu marketing tanah di Gribig, mengatakan jika tanah yang dijual memiliki karakter masing-masing.

”Khusus bagi konsumen yang membutuhkan tanah siap bangun untuk membangun rumah, toko atau bangunan lainnya, maka perlu memahami perbedaannya,” ujarnya kepada koran muria, Jumat (25/9/2015).

Beberapa ciri ini harus ada, seperti tanah harus sudah kering. Atau jenisnya pekarangan. Biasanya akan tertera dalam brosur, pamflet atau media promosi lain.

”Jika tidak ada, tanyakan langsung pada penjual kondisi tanahnya. Sebab, tanah yang belum kering akan membuat bangunan mudah ambruk,” katanya.

Kemudian selain kering, kondisi tanah juga harus sudah rata. Jangan sampai pada beberapa titik terdapat tanah yang masih tidak sama tingginya. Karena konsumen akan membutuhkan waktu untuk menata ulang tanah sebelum dibangun.

Wargi mengatakan, yang berikutnya adalah kontur tanah harus baik. Kontur di sini berhubungan dengan lokasi lingkungan sekitar. Jika lingkungan dalam kondisi miring seperti di daerah dataran tinggi dan pegunungan, maka tanah harus tetap dibuat rata.

”Sebab meski sudah rata, namun kontur tanah sekitarnya miring, sehingga membuat tanah miring. Ini juga akan merusak bangunan,” katanya.

Yang tidak kalah penting menurut Wargi, adalah masalah SHM (Sertifikat Hak Milik) dan surat penting lain, yang juga harus lengkap. ”Jangan sampai membeli tanah dengan kondisi yang tidak jelas badan hukumnya,” imbuhnya. (AYU KHAZMI / MERIE)

Komentar

komentar

© Copyright 2015 Koran Muria - All Rights Reserved | Redaksi | Pedoman Media Siber DMCA.com Protection Status