how much valium will put you to sleep valium online valium hilft nicht

shokugeki no soma 33 mcanime soma online soma tradesman cargo

oxycodone xanax and soma buy soma soma church tacoma wa

can i take phentermine while on the master cleanse buy phentermine how long will phentermine show on drug test

xanax dosage to overdose buy xanax online can you take xanax and diazepam together

ativan for obsessive thoughts buy ativan online ativan and neuroleptic agent

ambien cr time to take effect ambien 10 mg what is the recommended dose for ambien

can you take tramadol and carisoprodol together tramadol 100mg tramadol on hair drug test

xanax 2mg colors buy xanax online xanax and cigarettes

ambient noise cancellation app ambien 10mg gaba receptors and ambien

Diterbitkan pada: Sen, Okt 26th, 2015

Ini yang Harus Dihindari Usai Facial Biar Tetap Terlihat Cantik

Reporter:    /  @ 20:24:14  /  26 Oktober 2015

bbeautyarabia

bbeautyarabia

KUDUS – Facial merupakan salah satu teknik perawatan kulit wajah dasar agar lebih sehat dan segar. Dengan ramuan tambahan dari bahan alami, juga mampu menambah fungsi dari facial swcara spesifikasi. Sepertihalnya dengan buah bengkoang yang mampu memberi efek pitih dikulit atau dengan lemon untuk mencerahkan.

Karena facial merupakan suatu perawatan jangka panjang, maka untuk hasil maksimal perlu adanya perhatian khusus, terutama saat selesai facial. ”Sebaiknya setelah melalui facial kurang dari 24 jam jangan diberi make up,” ujar Dwi Yhunianto wakil manager Larissa Aesthetic center Kudus.

Sebab hal tersebut dapat membuat wajah menjadi rusak akibat kulit wajah yang sedang mengalami regenerasi dan perbaikan. Sebaiknya tunggu terlebih dahulu hingga 1 hari agar kulit kembali ke kondisi normal dan proses perbaikan telah selesai.

Selain itu, dalam proses facial ada banyak tahapan yang dilakukan untuk membersihkan dan merawat kulit wajah. Dalam kondisi tersebut kulit masih rentan terhadap berbagai macam hal. Sehingga ada perhatian khusus yang harus diingat setelah melakukan facial.

Dwi Yhunianto mengatakan sinar matahari akan sangat mengganggu proses pemulihan. ”Pada kulit, khususnya yang rentan harus dihindarkan dari cahaya matahari untuk mengurangi reaksi. Biasanya yang sering dialami adalah wajah memerah,” kata dia.

Sementara hal lain yang perlu dihindari adalah sentuhan tangan langsung. Pada umumnya tangan menjadi lokasi pertukaran kuman saat menyentuh sesuatu. Jangan sampai menyentuh kulit wajah dengan tangan meskipun tangan dianggap bersih. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari iritasi yang justru membuat kulit menjadi bermasalah. (AYU KHAZMI/SUPRIYADI)

Komentar

komentar

© Copyright 2015 Koran Muria - All Rights Reserved | Redaksi | Pedoman Media Siber DMCA.com Protection Status