Published On: Thu, Feb 18th, 2016

Honda dan Satlantas Ajari Siswa Grobogan Berkendara yang Baik

Kepala SMK Pancasila Purwodadi Margono memakaikan helm pada siswanya dalam acara edukasi safety riding. (KORAN MURIA / DANI AGUS)

Kepala SMK Pancasila Purwodadi Margono memakaikan helm pada siswanya dalam acara edukasi safety riding. (KORAN MURIA / DANI AGUS)

Koran Muria, Grobogan – Banyaknya kalangan pelajar yang menjadi korban atau terlibat kecelakaan lalu lintas membuat PT Astra Honda Motor (AHM) prihatin. Agen pemegang merek Honda itu berinisiatif mengajari pelajar bagaimana cara berkendara yang baik dan benar.

Salah satu yang dituju yakni SMK Pancasila Purwodadi, Kabupaten Grobogan. PT AHM dengan SMK yang sebelumnya menjalin kerja sama dengan membuka jurusan Teknik Sepeda Motor Honda (TSM-Honda), dilanjutkan dengan program safety riding.

Kegiatan safety riding yang dilangsungkan Kamis (18/2/2016) mendapat sambutan hangat dari para siswa maupun guru. Terlihat, mereka cukup serius menyimak penjelasan yang disampaikan pemateri dari Satlantas Polres Grobogan dan AHM.

Ada beberapa materi yang diberikan. Antara lain, tentang berkendara yang baik di jalan raya, pentingnya menggunakan helm standar (SNI), surat-surat kendaraan yang harus dibawa, dan rambu lalu-lintas.

Tak hanya itu, para pelajar juga diberi pengertian tentang proses menempuh ujian SIM, serta tata cara berkendara yang baik dan benar. Mulai dari pengecekan kendaraan bermotor sampai dengan mengendarai di jalan raya.

“Digelarnya kegiatan ini dalam rangka memberikan pembelajaran kepada para pelajar agar menjadi pengendara yang baik. Kami berharap dengan adanya kegiatan semacam ini, bisa memberikan wawasan dan kesadaran bagi para pengendara,” kata Kanit Dikyasa Satlantas Polres Grobogan Ipda Marmin.

Dikatakan para pelajar sejauh ini memang memiliki risiko tinggi dengan kecelakaan. Penyebabnya, mereka belum memahami dengan baik aturan berkendara di jalan raya. Selain itu tingkat emosional tinggi, kontrol terbatas, belum memiliki risiko tanggungan keluarga juga jadi faktor lainnya.

“Saat ini, secara umum kesadaran tertib berlalu lintas dikalangan pelajar masih kurang. Mereka mengendarai sepeda motor atau mobil di jalan raya, hanya sekadar bisa. Akan lebih ideal, bila mereka memahami aturan berlalu lintas,” ungkap Suko Edi, dari tim safety riding AHM.

Sementara itu, Kepala SMK Pancasila Purwodadi Margono mengaku bangga dengan jalinan kerjasama tersebut. Dirinya berharap kerjasama yang sudah berjalan sejak tahun lalu itu dapat dimanfaatkan para siswa dan guru.

Editor : Ali Muntoha

 

About the Author

-