Diterbitkan pada: Ming, Mar 13th, 2016

Taman Pendopo Kabupaten Jepara, Tempat Asyik Lepas Penat

Reporter:    /  @ 16:30:37  /  13 Maret 2016

Sejumlah warga menikmati indahnya taman di Pendopo Kabupaten Jepara. (KORAN MURIA/WAHYU KZ)

Sejumlah warga menikmati indahnya taman di Pendopo Kabupaten Jepara. (KORAN MURIA/WAHYU KZ)

Koran Muria, Jepara – Warga Jepara tak perlu khawatir kehabisan tempat yang indah untuk berlibur maupun sekedar untuk melepas penat sejenak. Banyak tempat-tempat wisata seperti pantai dan pegunungan yang tak ada habisnya.

Salah satunya, taman yang berada di komplek Pendopo Kabupaten Jepara. Di Pendopo, tak hanya bisa dijadikan tempat untuk acara-acara resmi nan formal saja, namun juga bisa digunakan untuk bersantai. Layaknya sebuah taman, di depan Pendopo Kabupaten itu ada sejumlah tanaman yang dirawat dengan baik, air mancur dan hewan peliharaan yang mungkin sudah jarang kita temui.

Tepat di depan Pendopo sisi kiri, terdapat taman nan cukup luas berpagar jeruji besi. Di dalam taman tersebut, terdapat sejumlah ekor Menjangan. Selain itu, di sisi kanan dan kiri terdapat sangkar raksasa yang dihuni burung merak dan ayam bekisar.

Setiap akhir pekan, tak sedikit warga Jepara yang sengaja membawa putra-putrinya bermain di sekitar halaman penda kabupaten. Ada yang memberi makan menjangan, ada pula yang sekedar melihat-lihat sembari berfoto selfie.

Seperti yang dilakukan Novi, warga Desa Tahunan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara, yang datang bersama kedua putrinya. Sebelum datang ke kandang menjangan, Yatini mengaku mampir ke pasar membeli seikat kangkung.

”Ya, sekedar melepas penat sambil ngajak anak-anak bermain,” ujar Yatini sembari memberi makan menjangan.

Selain itu, Yatini dapat mengajarkan kepada anak-anak akan pentingnya menyayangi hewan. Mengingat keberadaan menjangan dan merak di alam liar sudah mulai berkurang.

”Datang melihat langsung kan anak-anak jadi lebih tahu, bagaimana hewan menjangan dan burung merak yang sesungguhnya. Apalagi di Jepara tidak ada kebun binatang,” kata Yatini.

Meski dapat memasuki area penda kabupaten dengan longgar, Yatini mengaku masih takut ketika hendak melihat-lihat detail rumah yang pernah ditinggali keluarga Kartini dari dekat.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkan Jepara, Hadi Priyanto, menyampaikan, warga masyarakat siapa saja boleh datang melihat-lihat rumah yang pernah ditinggali Kartini. Hanya saja, karena saat ini dijadikan rumah dinas bupati, tentunya harus melalui prosedur izin.

”Boleh, siapa saja boleh masuk melihat-lihat rumah peninggalan Kartini. Tapi ya, harus ada izin dulu boleh secara lisan atau tertulis,” kata Hadi.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar



© Copyright 2015 Koran Muria - All Rights Reserved | Redaksi | Pedoman Media Siber DMCA.com Protection Status