Published On: Tue, Apr 26th, 2016

Jenazah TKI dari Grobogan yang Meninggal di Taiwan Malam Ini Sampai di Kampung Halaman

 

tki meninggal dunia

Koran Muria, GroboganSuparti, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Grobogan, yang meninggal di Taiwan beberapa waktu lalu, Selasa (26/4/2016) ini diperkirakan sampai di kampung halammnya di Desa Gundi, Kecamatan Godong, Grobogan. Setibanya di desa, jenazah Suparti rencananya akan langsung dimakamkan.

Perempuan 35 tahun itu, dikabarkan meninggal karena sakit pada Sabtu (26/3/2016) lalu. Kepastian pemulangan jenazah itu diketahui dari Kepala Desa Gundi, Muslihin, yang menyatakan hari ini jenazah sudah diterbangkan menuju Tanah Air.

“Kabar yang saya terima, hari ini jenazah Suparti bakal dipulangkan ke Indonesia. Informasi ini saya dapat dari petugas BP3TKI yang menghubungi via telpon,” katanya.

Dijelaskan, dari informasi tersebut disebutkan kalau jenazah Suparti diperkirakan tiba di Jakarta tengah hari nanti. Selanjutnya, jenazah akan dibawa menuju kampung halaman via perjalanan darat.

“Melihat jadwalnya, kemungkinan jenazah akan tiba di kampung malam. Perkiraan saya sekitar pukul 21.00 WIB, baru tiba,” jelasnya.

Muslihin berharap tidak ada perubahan atau penundaan pemulangan jenazah. Sebab, pihak keluarga sudah menunggu cukup lama. Selain itu, keluarga korban dan warga juga sudah melakukan persiapan pemakamannya.

Menurut dia, pemulangan jenazah ini memang cukup lama, meski penyebab kematian TKI itu dipastikan karena sakit. Karena berdasarkan aturan di negara itu, semua kasus kematian warga diputuskan melalui sidang pengadilan lebih dahulu.

“Sidang pengadilan sudah selesai sepekan lalu. Setelah sidang, jenasahnya baru boleh dibawa pulang ke tempat asal,” jelasnya.

Muslihin menyatakan, pihak BP3TKI beberapa waktu lalu juga sudah mengunjungi pihak keluarga korban. Mereka sudah menjanjikan akan mengurus semua hak korban selama bekerja jadi TKI.

Editor : Ali Muntoha

About the Author

-