Published On: Tue, Apr 26th, 2016
Kudus | By

Jagal Minta Genset, RPH Kaliwungu Kudus Terancam Batal Beroperasi

PEMOTONGAN HEWAN RPH

Koran Muria, Kudus – Rencana pengoprasian Rumah Potong Hewan (RPH) yang terletak di Kaliwungu terancam batal dilakukan. Hal ini lantaran, beberapa jagal menginginkan adanya genset untuk kelancaran aktivitas di sana.

Plt Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Edy Suprayitno melalui Kabid Peternakan Sakdiyah mengatakan, para jagal tidak ingin ada gangguan listrik padam, sehingga keberadaan genset sangat diperlukan.

”Di RPH ini kan banyak aktivitasnya menggunakan mesin, jadi membutuhkan listrik banyak. Sehingga, jika listrik padam akan membuat aktivitas terganggu,” katanya.

Menurutnya, masukan dari para jagal sudah disampikan kepada kepala dinas. Sehingga, sebagai bahan evaluasi akan ditambahkan dalam usulan pada APBD Perubahan mendatang. Hal itu, disebabkan tidak adanya anggaran genset pada APBD murni tahun ini.

”Sebenarnya permintaan para jagal itu benar juga. Genset memang sangat diperlukan ketika listrik padam. Apalagi saat musim hujan, memang biasanya listrik sering padam. Jadi, nanti akan kami upayakan pada perubahan mendatang,” ujarnya.

Dia menambahkan, rencananya pemindahan jagal ke RPH baru akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Hal itu dilakukan karena fasilitas dianggap sudah siap untuk digunakan.

Hanya, lanjutnya, beberapa jagal meminta pemindahan dilakukan jika sudah ada genset,sehingga rencana itu bisa saja mundur dan dimungkinkan tahun depan atau akhir tahun baru dapat dipindah.

“Hanya ada yang bilang habis lebaran siap pindah. Mereka inginkan lebaran masih menyembelih hewan di tempat mereka masing-masing,” ungkapnya.

RPH Kudus Bakal Dilengkapi CCTV

Selain bakal ditambah fasilitas genset, Rumah Potong Hewan (RPH) Kudus juga direncanakan bakal dilengkapi dengan close circuit television (CCTV). Hal ini diperlukan untuk menjaga keamanan dari tindakan kejahatan pencurian atau lainnya.

Plt Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kudus Edy Suprayitno melalui Kabid Peternakan Sakdiyah  mengatakan, CCTV memang dibutuhkan di RPH. Hal ini mengingat keamanan juga menjadi sebuah prioritas di sana.

”Di RPH itu kan nanti ada penitipan hewannya. Jadi, sebelum disembelih dilakukan karantina dulu. Lha, dengan adanya CCTV tentunya dapat membantu keamanan, dan juga untuk memantau aktivitas pemotongan di dalam gedung,” katanya.

Namun demikian, sama halnya dengan genset, biaya untuk pembelian CCTV juga belum masuk dalam anggaran tahun ini. Untuk itu,  diharapkan pada APBD perubahan nanti dapat dianggarkan, sehingga dapat segera dilaksanakan penanganannya.

Dia menambahkan, saat ini sedang dilakukan penambahan fasilitas pagar di RPH yang terletak di Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu. Pembangunan pagar keliling dianggap sudah mampu membendung hewan yang hendak kabur.

Selain itu,  jika nantinya sudah beroperasi, akan dilakukan petugas pengamanan di kawasan tersebut. Hal itu agar lokasi lebih aman kembali.

Editor: Supriyadi

About the Author

-