Published On: Wed, Apr 27th, 2016

Kejati Perintahkan Eks Gafatar di Grobogan Dipantau Ketat

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng Sulijati saat tiba di Kantor Kejari Purwodadi. (KORAN MURIA / DANI AGUS)

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng Sulijati saat tiba di Kantor Kejari Purwodadi. (KORAN MURIA / DANI AGUS)

Koran Muria, Grobogan – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah memerintahkan Kejari Purwodadi, untuk memantau dan mengawasi pergerakan mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di daerah itu. Hal ini seiring dengan adanya Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Mendagri dan Kejagung tentang pengawasan Gafatar.

Wakil Kajati Jateng Sulijati mengatakan, tim pengawasan aliran kepercayaan dari kejaksaan harus terus melakukan pemantauan terhadap eks-anggota Gafatar. Hal itu dikatakan Sulijati, saat menghadiri SKB tentang perintah dan peringatan kepada ormas Gafatar yang dilangsungkan di Kantor Kejari Purwodadi, Rabu (27/4/2016).

“Pengawasan nanti dilakukan oleh tim pengawasan aliran kepercayaan masyarakat (Pakem) dari kejaksaan. Ini, jadi tupoksi bidang intelijen,” kata mantan Kasi Datun Kejari Purwodadi itu.

Bupati Grobogan Sri Sumarni dan para pimpinan FKPD setempat serta Kajari Purwodadi Abdullah, ikut menyambut kedatangan Sulijati saat tiba di Kantor Kejari Purwodadi. Ikut mendampingi Sulijati, Asintel Jacob Hendrik P dan Aspidum Priyanto.

Menurut Sulijati, kendati sudah dipulangkan ke daearah asal, tetapi tugas pemerintah tidak selesai sampai di situ saja. Namun, para eks-Gafatar ini tetap harus dipantau aktivitasnya.

Hal itu perlu dilakukan agar mereka jangan sampai menyebarkan lagi paham itu pada masyarakat lainnya. Kondisi ini perlu dilakukan karena gerakan paham ini bertujuan untuk memecah belah keutungan NKRI.

“Jadi, meski sudah bubar namun eks Gafatar harus kita waspadai. Kepada masyarakat juga kami minta untuk menyampaikan informasi jika ada eks Gafatar yang melakukan upaya penyebaran paham pada orang lain,” imbuhnya.

Editor : Ali Muntoha

About the Author

-