Published On: Wed, Apr 27th, 2016

Tak Profesional, Kontraktor di Grobogan Bisa Kehilangan Pekerjaan

Ketua Gapensi Jawa Tengah Joko Orixahady menyerahkan pataka pada Ketua Gapensi Grobogan periode 2016-2021 Edy Joko Susilo. (KORAN MURIA / DANI AGUS)

Ketua Gapensi Jawa Tengah Joko Orixahady menyerahkan pataka pada Ketua Gapensi Grobogan periode 2016-2021 Edy Joko Susilo. (KORAN MURIA / DANI AGUS)

Koran Muria, Grobogan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan meminta para kontraktor yang biasa mejadi rekanan pemerintah dalam berbagai proyek pembangunan, untuk meningkatkan profesionalismenya. Karena jika tidak, para kontraktor itu bisa kehilangan pekerjaan, dan tergusur dengan kontraktor yang lebih profesional.

Hal itu dikatakan Kabag Pengendalian Pembangunan Pemkab Grobogan, Siswanto dalam Muscab VIII Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi) Grobogan, di Gedung Wisuda Budaya Purwodadi, Rabu (27/4/2016).

“Tantangan sekarang makin berat. Kalau tidak profesional, maka akan sulit mendapatkan pekerjaan. Terlebih sekarang sudah masuk era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang menjadikan tingkat persaingan makin ketat di beberapa bidang,” katanya.

Selain profesional, rekanan juga diminta untuk mematuhi ketentutan yang ada dalam peraturan pengadaan jasa dan konstruksi. Hal itu diperlukan supaya rekanan tidak tersangkut dengan permasalahan hukum.

Selain mematuhi aturan, rekanan juga diminta bisa melaksanakan pekerjaan dengan memperhatikan kualitas. Kemudian, rekanan juga harus bisa melaksanakan pekerjaan sesuai batas waktu yang sudah ditentukan.

”Hal-hal inilah yang harus menjadi perhatian para rekanan. Kami harapkan semua rekanan atau kontraktor, termasuk yang tergabung dalam Gapensi bisa memperhatikan masalah ini,” ujarnya.

Dalam muscab itu dipilih pengurus Gapensi Grobogan periode 2016-2021. Seorang kontraktor muda, Edy Joko Susilo, dipilih sebagai ketua. Ia berhasil menyisihkan beberapa kandidat yang lebih senior.

“Terus terang, saya sebenarnya tidak ada keinginan untuk jadi ketua. Soalnya, masih banyak rekan yang lebih mampu dan senior. Tetapi, karena dapat kepercayaan maka saya akan berupaya mengemban tugas ini sebaik mungkin,” ungkap Joko.

Usai terpilih jadi ketua, Joko dibantu beberapa orang formatur langsung menentukan susunan kepengurusan. Setelah terbentuk, para pengurus baru itu langsung dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Gapensi Jawa Tengah Joko Orixahady.

“Kepada pengurus baru, saya ucapkan selamat bertugas. Jaga kekompakan dan selalu bersemangat dalam melaksanakan tugas,” kata Ketua Gapensi Jawa Tengah Joko Orixahady, usai pelantikan.

Sementara itu, Ketua Gapensi Grobogan periode sebelumnya Walidi menyatakan, meski masih muda namun sosok penggantinya dinilai punya kapasitas untuk mengembangkan organisasi. Ia berharap, ketua baru nanti bisa menjadikan Gapensi lebih baik lagi dibandingkan pada masa kepemimpinannya.

“Saat ini, generasi muda sudah waktunya untuk tampil jadi pimpinan. Saya yakin, ketua baru ini akan bisa bekerja dengan baik,” ujar Walidi yang sudah pernah mengemban jabatan Ketua Gapensi Grobogan selama 10 tahun atau dua periode itu.

Editor : Ali Muntoha

About the Author

-