Published On: Wed, Apr 27th, 2016
Pati | By

Desa Pohijo Pati Dicanangkan sebagai Kampung KB

Bupati Pati Haryanto menerima pesan dari Presiden Joko Widodo terkait dengan program Kampung KB di Pati yang diserahkan Kepala BKKBN Jawa Tengah Mustar. (KORAN MURIA / LISMANTO)

Bupati Pati Haryanto menerima pesan dari Presiden Joko Widodo terkait dengan program Kampung KB di Pati yang diserahkan Kepala BKKBN Jawa Tengah Mustar. (KORAN MURIA / LISMANTO)

Koran Muria, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) menetapkan Desa Pohijo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB). Pencanangan dilakukan sebagai upaya untuk menekan laju pertumbuhan penduduk.

Karena berdasarkan data yang ada, tingkat kelahiran anak di Indonesia mencapai 2 hingga 3 anak dalam lima tahun terakhir. Dengan laju itu, penduduk berusia produktif di Indonesia diprediksi akan melonjak tajam pada sepuluh tahun mendatang.

Sementara itu, jumlah penduduk dengan usia lanjut dan anak-anak justru sedikit. Melihat fakta tersebut, BKKBN kembali menggalakkan gerakan KB melalui program Kampung KB.

“Desa Pohijo dicanangkan sebagai Kampung KB pertama di Pati. Desa Pohijo sebagai pilot project diharapkan bisa memberikan penyemangat bagi desa lainnya di Pati,” kata Bupati Pati Haryanto saat memberikan sambutan bersama Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Mustar, Rabu (27/4/2016).

Ia mengatakan, untuk membangun kualitas dan kuantitas kependudukan di suatu daerah, diperlukan adanya perencanaan yang tepat dari institusi terkecil, yaitu keluarga. Besar kecilnya suatu keluarga akan berpengaruh pada kualitas keluarga, di mana keluarga yang terdiri dari orang tua dengan maksimal dua anak dinilai lebih terarah dan sejahtera.

Dalam implementasinya, program Kampung KB di Desa Pohijo tak hanya soal jumlah penduduk saja, tetapi juga kolaborasi dengan program lain seperti kependudukan, kesehatan, dan keagamaan.

“Kampung KB tak hanya menekan angka kelahiran saja, tetapi juga kualitas penduduk secara luas. Dengan begitu, generasi penerus bangsa menjadi terdidik dan sehat jiwa raganya,” kata Haryanto.

Ke depan, pihaknya akan mencanangkan program Kampung KB di setiap kecamatan di Kabupaten Pati. “Dalam satu kecamatan, nantinya akan ada satu Kampung KB. Hal itu diharapkan agar manfaat program Kampung KB bisa dirasakan bukan hanya Desa Pohijo saja,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah Mustar mengapresiasi pencanangan Desa Pohijo sebagai Kampung KB pertama di Bumi Mina Tani. Ia berharap agar warga Desa Pohijo mendapatkan pengetahuan yang baik tentang keluarga berencana.

“Kami sangat mengapresiasi program ini. Tak hanya sebatas perencanaan kehamilan, tetapi juga edukasi kepada remaja melalui generasi berencana. Para remaja diberi motivasi untuk menyelesaikan pendidikan setinggi mungkin, merencanakan karier, menjaga kesehatan dengan menjauhi narkoba dan seks bebas sebelum pernikahan,” ucap Mustar.

Kampung KB di Desa Pohijo diharapkan menjadi miniatur pembangunan sumber daya manusia (SDM) dari kampung ke kampung. Pun, Kampung KB digadang-gadang bisa menyebarkan semangat keluarga berencana di desa tetangga.

Editor : Ali Muntoha

About the Author

-