Published On: Wed, Apr 27th, 2016
Jepara | By

Jangan Sampai Diterjang, Ini Segitiga Bermudanya Jepara

Petugas di radio pantai Jepara menunjukkan letak segitiga bermudanya Jepara. (KORAN MURIA/WAHYU KZ)

Petugas di radio pantai Jepara menunjukkan letak segitiga bermudanya Jepara. (KORAN MURIA/WAHYU KZ)

Koran Muria, Jepara – Tak hanya di wilayah Samudera Atlantik yang terdapat titik atau area berbentuk segitiga yang berbahaya dan dikenal sebagai segitiga bermuda. Ternyata di wilayah perairan Jepara juga terdapat area yang cukup berbahaya seperti layaknya segitiga bermuda.

Wilayah segitiga bermudanya Jepara tersebut terletak di segitiga antara daratan Jepara, pulau Karimunjawa dan Pulau Mandalika. Di sana diyakini terdapat Tanjung Goro-goro, namun secara administrative tidak terlihat di dalam peta.

Kepala Bidang (Kabid) perhubungan laut pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Jepara Sutana menjelaskan, di wilayah tersebut sering terjadi kecelakaan laut. Sehingga bagi kapal maupun perahu yang mendekati area tersebut harus ekstra hati-hati. Sebab, di area tersebut dipercaya terdapat pusaran besar yang membahayakan.

”Apalagi ketika musim baratan terjadi, karena arah angin berasal dari arah Barat. Tepatnya, dari arah antara Pulau Kalimantan, Semenanjung Malaya dan Pulau Sumatera. Angin yang begitu kencang kerap menghasilkan badai dan menciptakan pusaran besar. Akibatnya, gelombang di perairan Utara Jawa Tengah dan Karimunjawa juga tinggi,” terang Sutana, Rabu (27/4/2016).

Menurut Sutana, tak hanya kapal dan perahu nelayan yang ekstra hati-hati ketika mendekati area segitiga tersebut. Tetapi juga kapal penumpang yang melayani rute Jepara-Karimunjawa. Semua kapal biasanya berhati-hati saat mendekati area tersebut, dan ketika sudah melewatinya, nahkoda kapal pun lega.

Hal senada juga dikatakan Kepala radio pantai Jepara Edi Pitono. Menurutnya, wilayah perairan paling bahaya bagi nelayan dan pelayaran Jepara terdapat di Tanjung Goro-goro, tepatnya di Takak Seruni. Wilayah tersebut terletak di segitiga antara daratan Jepara, pulau Karimunjawa dan Pulau Mandalika.

”Kecelakaan laut sering terjadi di sana. Maka, nelayan sendiri yang menamainya Tanjung Goro-goro. Secara administrative, nama Tanjung Goro-goro tak ada dalam peta,” ungkapnya.

Ketika kita ingat, sekitar tahun 2006 lalu terjadi kecelakaan laut terjadi menimpa kapal laut Senopati Nusantara yang mengangkut ratusan penumpang, diduga tenggelam dan menghilang di jarak beberapa mil dari pulau Mandalika, Perairan Karimunjawa, Jepara. Tak hanya itu, beberapa peristiwa kecelakaan laut juga terjadi disana. Sehingga banyak yang menyebut area di perairan Jepara-Karimunjawa-Mandalika merupakan segitiga bermudanya Jepara.

Editor: Supriyadi

About the Author

-