Published On: Wed, Apr 27th, 2016
Jepara | By

PDAM Jepara Minta Anggaran Rp 52 Miliar untuk Pembangunan Embung Kalimati

PDAM Kudus

Koran Muria, Jepara – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Jepara berencana membangun Embung Kalimati di Kelurahan Bapangan, Kecamatan Kota Jepara. Tak tanggung-tanggung, perusahaan daerah tersebut telah menganggarkan Rp 52 miliar untuk menyukseskan megaproyek tersebut.

Direktur PDAM Jepara Prabowo mengatakan pembangunan embung tersebut bakal menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2016.

”Saat ini proposalnya sudah kami kirim ke pusat. Kami yakin bisa merealisasikan embung tersebut tahun ini,” katanya

Apalagi, lanjutnya, pihaknya mendapatkan informasi bahwa proposal pengajuan pembangunan embung tersebut telah masuk di tingkat Kementerian maupun DPR RI. Selanjutnya tinggal menunggu pengesahan di APBN Perubahan 2016.

”Kami mengajukannya di akhir tahun 2015, jadi telat untuk bisa masuk di APBN murni, jadi kami yakin masuk di APBN perubahan 2016 nanti,” ujar Prabowo, Rabu (27/4/2016).

Menurut dia, untuk pembangunan unit instalasi hingga siap dioperasikan akan dirampungkan pada 2017 mendatang. Dalam pengajuannya, pihaknya mencantumkan kebutuhan anggaran untuk membangun embung tersebut mencapai Rp 52 miliar.

”Anggaran itu dikhususkan untuk pembangunan embung hingga instalasi pengelolaan air bersih, beserta segala fasilitas pendukung. Itu seperti pembuatan fasilitas publik (public area), hingga pengalihan arus air limbah dari RSUD Kartini,” terangnya.

Dia juga mengemukakan, untuk persiapan megaproyek tersebut, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan pembebasan lahan. Dari hasil pengukuran final yang terangkum dalam detail engineering design (DED), luas area embung seluas 25 hektare. Lahan seluas 3,5 hektare diketahui milik warga Kelurahan Bapangan Kecamatan Jepara Kota yang harus dibebaskan.

”Tim pembebasan lahan nanti juga aka nada dari Pemkab. Selain itu, kami menggandeng instansi profesional,” terangnya.

Dia menambahkan, embung nantinya diproyeksi mampu menampung 110 ribu meter kubik air. Sedangkan instalasi akan mampu memroduksi air hingga 100 liter/detik.Jumlah itu diyakini akan mampu memenuhi 8 ribu pelanggan. Detailnya, sebagian produksi akan difokuskan untuk pemenuhan pelanggan baru. Sebagian untuk support bagi pelanggan lama.

Editor: Supriyadi

About the Author

-