Published On: Wed, Apr 27th, 2016

Dicari, Pembuang Bayi Perempuan Berselimut Celana Dalam di TPA Tanjungrejo Kudus

 Petugas kepolisian dari Polres Kudus sedang memeriksa bayi perempuan yang dibuang di TPA Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus, dan ditemukan pada Rabu (27/4/2016). (KORAN MURIA / EDY SUTRIYONO)


Petugas kepolisian dari Polres Kudus sedang memeriksa bayi perempuan yang dibuang di TPA Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus, dan ditemukan pada Rabu (27/4/2016). (KORAN MURIA / EDY SUTRIYONO)

Koran Muria, Kudus – Ini satu lagi kisah orang tua yang kejam terhadap anak mereka sendiri. Di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus, seorang pemulung menemukan sesosok mayat bayi, Rabu (27/4/2016).

Mayat bayi itu diketahui berjenis kelamin perempuan. Saat ditemukan, dia dibungkus dengan celana dalam perempuan yang masih berlumur darah. Kemudian dibungkus lagi dengan kantong plastik, sebelum dibuang di tempat sampah.

Penemuan bayi itu terjadi pada Rabu (27/4/2016) sekitar pukul 13.00 WIB. Penemunya adalah seorang pemulung yang biasa bekerja di sana. Seperti biasanya, pemulung yang diketahui bernama Umiyati (55), warga Desa Honggosoco, RT 5/RW 6, Kecamatan Jekulo, Kudus, itu sedang menantikan truk pemuat sampah datang ke TPA.

Saat itu, Umiyati asyik mengais sampah-sampah yang diturunkan truk. Sampai pada akhirnya, dia mendapati satu sampah plastik warna putih. Dia lalu mengorek sampah itu, karena ingin melihat isinya.

Tidak dinyana, dari dalam plastik menyembul benda mirip tangan. Umiyati yang kaget, penasaran dengan benda itu. Dia kemudian mencoba untuk mencari tahu apa sebenarnya benda tersebut.

Terkejutlah Umiyati, mendapati tangan bayi yang berlumuran darah. Dia lantas berteriak meminta tolong kepada orang-orang yang sedang beraktivitas di sana. Teriakannya membuat orang-orang menghentikan aktivitasnya dan mendekati Umiyati.

”Kemudian, seorang pengendara truk sampah bernama Sukriyanto (51), mendekat ke lokasi dan memeriksa dengan teliti apa sebenarnya temuan itu. Dia dan orang-orang yang di sana makin terkejut, karena ternyata isinya adalah bayi yang sudah meninggal,” jelas Kapolsek Jekulo AKP Mardi Susanto.

Usai memastikan jika yang ditemukan adalah bayi, warga kemudian membawanya ke tempat yang lebih baik. Supaya tidak dihinggapi lalat ataupun kena sengatan matahari. Termasuk juga mereka menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan penemuan itu.

 

Bayi Dilahirkan dalam Kondisi Lengkap dan Sekarang di RSUD Kudus

Di kawasan TPA Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus, inilah seorang bayi dibuang oleh orang tuanya, dan ditemukan pemulung pada Rabu (27/4/2016). (KORAN MURIA / EDY SUTRIYONO)

Di kawasan TPA Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus, inilah seorang bayi dibuang oleh orang tuanya, dan ditemukan pemulung pada Rabu (27/4/2016). (KORAN MURIA / EDY SUTRIYONO)

Bayi perempuan yang ditemukan pemulung tersebut, lantas diperiksa di Puskesmas Jekulo setelah dievakuasi. Dari pemeriksaan dr Tarno yang sedang piket di sana, bayi itu memiliki panjang 49 sentimeter (cm), dan berat bayi 3,5 kilogram.

Kondisi bayi saat dilahirkan lengkap, dengan ari-ari dan tali pusar plus plasenta, juga ada dalam plastik putih yang digunakan untuk membungkus bayi. ”Bayi ditutup dengan celana dalam wanita yang penuh darah. Namun muka bayi utuh. Sudah lengkap saat dilahirkan,” ungkap Kapolsek Jekulo Mardi Susanto.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu, kemudian dibawa ke RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, untuk diperiksa lebih lanjut. Petugas kamar jenazah RSUD Rukani mengatakan, bayi dibawa ke rumah sakit sudah tidak bernyawa.

”Kami tadi menerima bayi berjenis perempuan masih bertali pusar ini dari jajaran Polsek Jekulo, pada pukul 15.00 WIB. Sementara itu,untuk tindak lanjut
penguburannya, kita masih menunggu keputusan atau surat dari pihak kepolisian,” paparnya.

Dari kondisi bayi sendiri yang terpantau di RSUD Kudus, kondisi bayi sudah berbau menyengat. Diduga dia sudah dibuang beberapa hari sebelumnya. Tepatnya dibuang di tempat sampah, yang lantas terangkut truk pengangkut sampah ke TPA Tanjungrejo.

Editor: Merie

About the Author

-