Published On: Thu, Apr 28th, 2016
Pati | By

Selama Operasi Bersinar di Pati 2 Pengedar dan 5 Pemakai Narkoba Dibekuk

 Anggota Polres Pati menandatangani pakta integritas bebas narkoba di Mapolres Pati, Kamis (28/4/2016). (KORAN MURIA / LISMANTO)

Anggota Polres Pati menandatangani pakta integritas bebas narkoba di Mapolres Pati, Kamis (28/4/2016). (KORAN MURIA / LISMANTO)

Koran Muria, Pati – Jajaran Polres Pati telah menangkap dua pengedar dan lima pemakai narkoba selama Operasi Bersinar 2016 mulai 21 Maret 2016 lalu. Dari penangkapan-penangkapan itu, polisi mengamankan 4,4 gram sabu-sabu.

Hingga saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap tujuh pelaku tersebut, untuk mengembangkan kasus. Termasuk untuk memburu bandar besarnya. “Anggota masih melakukan pengembangan kasus. Sementara ini sudah ada 4,4 gram sabu-sabu yang sudah kami amankan,” kata Kompol Sundoyo, Kabag Ops Polres Pati, Kamis (28/4/2016).

Ia mengatakan, tren penyalahgunaan narkoba tak hanya meningkat di Indonesia, tetapi juga Pati. Bahkan, tren penyalahgunaan narkoba di Pati meningkat dari tahun ke tahun dan mulai menyasar ke anak-anak.

Karena itu, pihaknya tidak segan untuk memecat dan memproses secara hukum bila ada anggota polisi yang ketahuan terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Komitmen itu sudah tercatat dalam dokumen pakta integritas yang disertai dengan ucapan sumpah dari anggota polisi, hari ini.

Sedikitnya ada 300 personel anggota Polres Pati menandatangani pakta integritas, untuk menyatakan perang pada narkoba itu.

Sebelum tanda tangan komitmen untuk menyatakan perang pada narkoba, anggota polisi juga membacakan ikrar terkait dengan upaya untuk memberantas penyalahgunaan narkoba di Bumi Mina Tani. Tak hanya untuk eksternal, anggota polisi juga diminta untuk bebas dari narkoba.

“Pembacaan ikrar dan penandatanganan pakta integritas bukan sebagai formalitas saja, tetapi betul-betul komitmen anggota polisi untuk tidak menyalahgunakan narkoba,” ujar Kapolres Pati AKBP R Setijo Nugroho.

Dalam ikrar tersebut, anggota polisi yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba akan dikenakan sanksi hukum yang tegas. Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam memberantas narkoba.

“Sesuai dengan instruksi dari Presiden Joko Widodo dan Kapolri, kami diminta untuk memberantas narkoba sekaligus anggota polisi sendiri harus bebas dari narkoba. Bila ada anggota polisi yang terlibat akan dikenakan sanksi hukum dengan tegas. Itu sudah menjadi komitmen bersama,” imbuhnya.

Sebelum pembacaan ikrar dan penandatanganan pakta integritas, mereka diminta untuk tes urine. Hasilnya, ratusan anggota Polres Pati dinyatakan negatif dan bebas dari narkoba.

Editor : Ali Muntoha

About the Author

-