Published On: Thu, Apr 28th, 2016
Blora | By

Empat Kader PMII Berebut Kursi Ketua Cabang Blora

Iswahyusi saat menunjukkan buku agama NU untuk NKRI. (KORAN MURIA/RIFQI GOZALI)

Iswahyusi saat menunjukkan buku agama NU untuk NKRI. (KORAN MURIA/RIFQI GOZALI)

Koran Muria, Blora – Empat kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Blora memastikan diri bertarung dalam konferensai cabang (Konfercab) XI PMII Blora Sabtu (30/4/2016) di Gedung NU Blora. Mereka akan bertarung untuk memimpin PMII Cabang Blora selama satu tahun ke depan.

Dari empat kandidat yang bertarung tiga di antaranya diketahui berasal dari Komisariat Sunan Pojok Blora, yakni Iswahyudi, Abdul Malik, dan Ngadiriyo. Sedangkan satu kader lainnya berasal dari komisariat Aryo Penangsang Cepu, yakni Ririn Muktamiroh.

Iswahyudi, salah satu calon mengaku siap bertarung dengan lawan-lawannya. Apalagi dalam mekanisme pemilihan, masing-masing komisariat memiliki lima hak suara untuk menentukan siapa yang memimpin PMII Blora satu tahun ke depan.

”Di Blora ada empat komisariat, yakni Komisariat Aryo Penangsang Cepu, Komisariat sunan Pojok Blora, Komisariat Bambu Runcing Blora dan Komisariat Srikandi Kunduran. Keempatnya memiliki lima suara,” katanya

Selain itu, dalam rentetan Konfercab, sebelumnya akan digelar juga bedah buku “Agama NU untuk NKRI” paga Jumat (29/4/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora. Pembicara pada bedah buku tersebut merupakan penulisnya langsung, yakni Ahmad Baso.

”Kami mengundang seluruh elemen organisai kemahasiswaan yang ada di Blora. Selain itu, kami juga mengundang seluruh pengurus MWC (Majelis Wakil Cabang) NU yang ada di Blora. Tak lupa kalangan birokrasi, yakni kepala dinas juga kami undang,” tandas agus.

Seusai bedah buku, rentetan Konfercab berlanjut pada malamnya, yakni panggung ekspresi yang akan menampilkan kesenian hadrah, teater dan puisi oleh masing-masing kader PMII Blora.

”Panggung ekspresi kami gelar di gedung NU Blora Jumat malam,” pungkasnya.

Editor: Supriyadi

About the Author

-