Published On: Thu, Apr 28th, 2016
Kudus | By

Pengemis Kaya di Menara Kudus Tak Pernah Kapok Dirazia

 Para pengemis di Kawasan Menara Kudus didata Satpol PP Kudus. (KORAN MURIA/FAISOL HADI)

Para pengemis di Kawasan Menara Kudus didata Satpol PP Kudus. (KORAN MURIA/FAISOL HADI)

Koran Muria, Kudus – Para pengemis-pengemis kaya yang dirazia Satpol PP Kudus di kawasan Menara, nampaknya tidak pernah jera. Hal itu terlihat setiap kali razia, pengemis yang terjaring merupakan pemain lama.

”Mereka tidak pernah kapok dirazia. Tiap kali dirazia, pengemis yang tertangkap ya itu-itu saja,” kata Kepala Satpol PP Kudus Abdul Halil, Kamis (28/4/2016).

Halil menyebutkan, di kawasan Menara Kudus, setidaknya ada sembilan pengemis yang kerap terkena razia. Kesembilan pengemis itu berasal dari warga Demaan. Mereka adalah Kapol (35), Sumirah (60), Nita (30), Siti (27), Sukini (36), Zulaikah (64), Pi’ah (24), Munzainah (28), dan Nor Hidayah (28).

Sebagai efek jera, kesembilan pengemis itu, langsung dilakukan pembinaan. Hal itu dilakukan sesuai dengan aturan, yakni Perda Nomor 10 Tahun 1993 tentang K3. Selain itu, razia ini juga untuk melindungi peziarah.

”Tujuannya adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman para pengunjung kompleks makam Sunan Kudus. Khususnya juga bagi para peziarah di kawasan menara,” jelasnya.

Hanya, Halil mengakui, pembinaan yang diberikan tak efektif. Begitu kembali ke masyarakat, mereka kembali mengemis. Ini lantaran tak ada sanksi tegas terkait pengemis yang terjaring. Selain itu penghasilan yang didapat cukup besar.

”Penghasilan per hari bisa mencapai Rp 200 ribu tiap hari. Kami kira karena pendapatan sebesar itulah mereka kembali menjadi pengemis,” ungkapnya.

Padahal, besaran pendapatan tersebut tak sepadan dengan modal yang dikeluarkan. Pasalnya, mereka hanya bermodal pakaian rusuh dan muka melas.

”Kalau tertangkap alasannya selalu sama. Salah satunya  adalah tidak bisa mencari pekerjaan lain,” tandasnya.

Karena itu, Halil bakal memperbanyak operasi pengemis, gelandangan, dan orang terlantar di kawasan Menara dan Makam Sunan Kudus serta Makam Sunan Muria. Apalagi musim-musim ini banyak peziarah yang berdatangan.

”Rencananya seperti itu. Selain membawa petugas Satpol PP, kami juga akan menggandeng pihak pengurus makam. Semoga dengan begitu para peziarah bisa lebih khusyuk saat ziarah,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

About the Author

-