Published On: Fri, Apr 29th, 2016

Woro-woro, Suporter Persijap Dilarang Nyalakan Flare dan Konvoi Selama Liga

Suporter Persijap Jepara memberikan dukungan melalui sepanduk di SGBK. (KORAN MURIA/WAHYU KZ)

Suporter Persijap Jepara memberikan dukungan melalui sepanduk di SGBK. (KORAN MURIA/WAHYU KZ)

Koran Muria, Jepara – Manajemen Persijap telah melakukan pertemuan dengan pihak Polres Jepara dan perwakilan supporter tim berjuluk Laskar Kalinyamat. Hasilnya, ada sejumlah aturan baru yang diterapkan kepada para supporter demi keamanan dan ketertiban selama Persijap menjalani kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B 2016.

Di antara hasil pertemuan yang juga dihadiri oleh panpel, Kodim 0719/Jepara dan Satpol PP tersebut, ada sejumlah peraturan yang harus dipatuhi oleh semua suporter. Peraturan tersebut telah ditandatangani dan disepakati oleh perwakilan suporter Persijap. Beraturan tersebut di antaranya:

  1. Tertib berkendara dengan mentaati peraturan lalu lintas (Tidak konvoi mengganggu pengguna jalan lainnya) saat menuju stadion maupun setelah selesai menyaksikan pertandingan di SGBK.
  2. Tidak membawa flare, firework, smoke bomb ke dalam area stadion, karena dapat mengakibatkan klub Persijap mendapatkan sanksi.
  3. Tidak memasang spanduk maupun menyanyikan yel-yel yang bersifat rasis dan provokatif.
  4. Tidak mengkonsumsi miras, narkoba dan tidak membawa senjata tajam serta barang lainnya yang dapat mengganggu jalannya pertandingan.
  5. Tidak akan melemparkan benda-benda apapun ke dalam lapangan pertandingan yang dapat mengganggu jalannya pertandingan dan ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya pertandingan sepak bola.

Ketua Umum Barisan Suporter Persijap Sejati (Banaspati) Saadi mengatakan, pihaknya mendukung semua peraturan yang telah disepakati bersama tersebut. Sehingga nantinya pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada semua anggota supporter Banaspati.

”Peraturan buat supporter ini tujuannya untuk kemajuan Persijap. Kami sangat mendukung dan akan mensosialisasikannya,” kata Saadi, Jumat (29/4/2016).

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin mengatakan, berbagai kesiapan baik dari panpel dan persiapan pengamanan serta diskusi mengenai tata tertib suporter, hingga membuahkan kesepakatan yang harus diketahui oleh suporter dan penonton yang akan menyaksikan pertandingan Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK).

”Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan semua suporter dapat mematuhinya agar keamanan dan ketertiban di Jepara tetap terjaga,” katanya.

Editor: Supriyadi

About the Author

-