Published On: Sat, Apr 30th, 2016

Orang Tua di Grobogan Perlu Perhatikan Ini, Jika Tak Ingin Masa Depan Anak Hancur

 

Dosen Fakultas Psikologi Undip Darosy Endah saat menjadi pemateri seminar dengan tema “Wanita Pewarna Peradaban”. (KORAN MURIA / DANI AGUS)

Dosen Fakultas Psikologi Undip Darosy Endah saat menjadi pemateri seminar dengan tema “Wanita Pewarna Peradaban”. (KORAN MURIA / DANI AGUS)

 

Koran Muria, Grobogan – Pendidikan karakter seorang anak berawal dari keluarga. Jika hubungan keluarga tidak harmonis, dan penananaman pendidikan kepribadian dan pendidikan karakter tak tepat, maka akan berdampak luas terhadap masa depan anak.

Hak ini yang diungkapkan dosen Fakultas Psikologi Undip Semarang, Darosy Endah, dalam seminar “Wanita Pewarna Peradaban’ di ruang Riptaloka, Setda Grobogan, Sabtu (30/4/2016). Seminar itu digelar dengan peserta pengurus dan anggota TP PKK Grobogan.

Menurut dia, keluarga merupakan instusi awal pendikan, sebelum anak belajar pada orang lain, termasuk di lingkungan sekolah.

“Dari keluarga inilah akan terbentuk karakter positif dan negatif anak. Maka pendidikan anak dalam lingkup keluarga ini sangat penting sekali artinya. Dalam keluarga inilah, peran seorang wanita (ibu) sangat besar,” terangnya.

Menurutnya, saat ini, sudah banyak keluarga yang sudah kehilangan identitasnya. Di mana, peran keluarga dalam rumah tangga sudah mulai terabaikan dengan munculnya sikap individual dan banyaknya pengaruh liberalisme.

Padahal keluarga punya peranan sangat penting dalam masa pertumbuhan anak dalam pembentukan karakternya.

Terkait dengan kondisi ini, Darosy meminta agar para wanita harus waspada. Mereka diminta untuk mengembalikan fungsi yang sesungguhnya. Yakni, sebagai seorang ibu dan sebagai pendidik utama dan pertama anak-anak.

“Hal ini harus kita lakukan. Sesibuk apapun, kita jangan sampai melupakan peran sebagai seorang ibu. Siapkah kita untuk menyelamatkan generasi harapan bangsa?,” tanya Darosy pada peserta seminar.

Acara seminar ini dibuka oleh Ketua TP PKK Grobogan Sri Hartati Suhadi. Selain Darosy, ada pembicara lainnya dalam seminar tersebut. Yakni, psikolog yang juga Ketua Darma Wanita Grobogan Tjiptati Noegrahani.

Editor : Ali Muntoha

 

About the Author

-