Published On: Sun, May 8th, 2016

Taman Kota Lebih Bermanfaat dengan Bank Sampah

Sejumlah pengelola bank sampah di hutan kota Kalidoro menunjukkan kerajinan hasil pemanfaatan sampah. (Koran Muria/Lismanto)

Sejumlah pengelola bank sampah di hutan kota Kalidoro menunjukkan kerajinan hasil pemanfaatan sampah. (Koran Muria/Lismanto)

 

Koran Muria, Pati – Taman Kota selama ini berfungsi sebagai tmepat untuk istirahat, mempercantik kota, dan memenuhi ruang terbuka hijau (RTH) publik. Namun, manfaat taman kota akan jauh lebih berguna bila ada bank sampah.

Di Taman Kota Kalidoro, Pati, misalnya. Di sana, ada bank sampah yang punya peran multifungsi, mulai dari perpustakaan, tempat penjualan sampah, hingga aneka kerajinan hasil pemanfaatan sampah.

Suasana taman kota pun semakin hidup. Napas taman kota tak sebatas untuk duduk-duduk atau melepas penat, tetapi juga aktivitas kreatif warga untuk kegiatan sosial hingga kewirausahaan.

Ketua Bank Sampah Hutan Kota Kalidoro, Ambar Werdiningrum kepada Koran Muria, Minggu (8/5/2016) mengatakan, bank sampah di hutan kota Kalidoro sudah ada sekitar tiga tahun yang lalu. Keberadaan bank sampah yang berada di taman sendiri diakui masih minim di Pati.

“Selama ini, taman sebatas digunakan untuk ruang rekreasi, penghijauan dan mempercantik kota. Namun, taman kota sebetulnya akan jauh lebih hidup bila ada bank sampah,” tutur Ambar.

bank sampah e

 

Di bank sampah yang ia kelola, ada sejumlah fasilitas yang bisa diakses publik seperti perpustakaan. Pengunjung yang ingin belajar membuat kerajinan atau suvenir dari pemanfaatan sampah juga bisa belajar di sana.

“Pengunjung yang mau sekadar baca-baca saat berkunjung ke taman juga tidak masalah. Gratis kok, untuk umum. Di sini juga ada banyak suvenir dan kerajinan hasil pemanfaatan sampah. Pengunjung yang mau belajar, kita akan ajari. Tidak masalah,” ucapnya.

Dengan adanya ruang bank sampah, taman kota akan jauh lebih hidup. Taman tak sekadar menjadi ruang publik mati yang dipenuhi lalu-lalang pengunjung semata, tetapi juga ada napas kreativitas di sana.

Editor: Supriyadi

 

About the Author

-