buy zolpidem online Ohio buy ambien does ambien show up in blood test

naproxen tramadol interactions tramadol 50 mg is it safe to take tramadol with advil

what does soma mean in korean buy soma what is the best soma bra

buy valium ebay buy valium online is 6 mg of valium too much

valium dosage and addiction buy valium online what does an overdose of valium do

difference between beta blockers and xanax buy xanax xanax if pregnant

drug interactions trazodone xanax xanax pills extract quotes xanax

how much mg valium to get high diazepam 5mg buy valium no prescription needed

buy diazepam online Nashville buy valium valium used for sleep

difference between tramadol and valium buy valium online purchase valium Long Beach

Diterbitkan pada: Jum, Okt 21st, 2016

Petenis Internasional Juarai Kejurnas Pelti Pati

Reporter:    /  @ 17:54:57  /  21 Oktober 2016

Ketua Pelti Kabupaten Pati Joni Kurnianto (kiri) berfoto bersama dengan para juara tenis junior dari berbagai daerah di Indonesia. (KORAN MURIA / LISMANTO)

Ketua Pelti Kabupaten Pati Joni Kurnianto (kiri) berfoto bersama dengan para juara tenis junior dari berbagai daerah di Indonesia. (KORAN MURIA / LISMANTO)

 

Koran Muria, Pati – Kejuaraan nasional tenis junior Pelti Pati Apkomindo-Luwak White Koffie diikuti berbagai petenis dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu atlet yang tercatat sebagai petenis internasional keluar sebagai juara.

Salah satunya yakni Fatima Wardoyo (Semarang). Ia keluar sebagai juara ganda putri usia 16 tahun.

Pemenang lain yakni Rizky Varrellito (DIY) dan Andika Rizqi (Pati) sebagai juara ganda putra usia 10 tahun, Akbar Aidil (Kudus) dan Abid Athallah (Semarang) sebagai juara ganda putra usia 12 tahun, Reza Falevi dan Nauvaldo (Semarang) sebagai juara ganda putra usia 14 tahun.

Sementara itu, juara ganda putri usia 10 tahun disabet Kholisa Siti (Kudus) dan Nafisa Zaki (Pati), Louisa Santoso (Wonosobo) dan Latifa Sih Maharani (Bantul) sebagai juara ganda putri usia 12 tahun, Laili Rahmawati (Sukoharjo) dan Carrisa Saltsa (Cilacap) sebagai juara ganda putri 14 tahun, serta Ocha Izduhaar (Wonogiri) dan Fatima Wardoyo (Semarang) sebagai juara ganda putri usia 16 tahun.

Pada kompetisi tunggal putri, juara pertama usia 10 tahun disabet Kholisa Siti Maisaroh (Kudus), Diah Ayu Novita (Kudus) sebagai juara pertama usia 12 tahun, Rarasima Kusuma (Semarang) sebagai juara pertama usia 14 tahun, serta Nadya Dhaneswara (Kudus) sebagai juara pertama usia 16 tahun.

Fatima Wardoyo, petenis asal Semarang mengaku senang bisa menjadi juara pertama. Petenis yang sudah beberapa kali menyabet juara di tingkat nasional maupun internasional ini sudah terbiasa bermain dengan petenis-petenis kelas dunia.

“Bermain tenis itu kuncinya disiplin, bisa mempertahankan bola jangan sampai mati, harus bisa mengembalikan bola dan bagaimana bisa menyerang hingga mematikan bola lawan. Latihan rutin, senang, dan kerja sama menjadi salah satu kunci saat bermain ganda,” ucap Fatima.

Ketua Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kabupaten Pati, Joni Kurnianto memberikan apresiasi kepada putra-putri bangsa yang telah berjuang dalam kompetisi akbar berskala nasional. Kejurnas diharapkan menjadi ajang untuk mendulang prestasi, sekaligus menjadi bekal bagi mereka untuk berkompetisi pada even-even tingkat nasional maupun internasional lainnya.

“Dunia tenis di Pati sudah mulai bergeliat. Terbukti, beberapa putra daerah bisa mengantongi juara pertama dalam kompetisi melawan berbagai atlet tenis yang punya prestasi level nasional, bahkan internasional. Ke depan, event serupa akan terus kami galakkan,” kata Joni.

Sementara itu, mantan petenis dunia, Yayuk Basuki mengaku senang dengan langkah Pelti Pati dalam memajukan dunia tenis di Indonesia. Dia berharap, dari kompetisi-kompetisi yang dihelat di daerah bisa membuka wadah seluas-luasnya untuk menelurkan atlet-atlet berbakat yang akan dikirim untuk mengikuti kejuaraan tingkat internasional.

Editor : Ali Muntoha

 

Komentar

komentar

© Copyright 2015 Koran Muria - All Rights Reserved | Redaksi | Pedoman Media Siber DMCA.com Protection Status