Published On: Wed, Dec 7th, 2016

Buruh Tani Hilang Terseret Arus Sungai Gampeng Rembang

Tim SAR dengan sejumlah relawan dan warga tengah melakukan penyisiran Sungai Gampeng di Desa Jeruk, Kecamatan Pancur, Rembang, utuk mencari tubuh Juremi yang terseret arus. (KORAN MURIA / EDY SUTRIYONO)

Tim SAR dengan sejumlah relawan dan warga tengah melakukan penyisiran Sungai Gampeng di Desa Jeruk, Kecamatan Pancur, Rembang, utuk mencari tubuh Juremi yang terseret arus. (KORAN MURIA / EDY SUTRIYONO)

 

Koran Muria, Rembang – Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, polisi dan warga hingga Rabu (7/12/2016) sore masih menyisir Sungai Gampeng, di Desa Jeruk, Kecamatan Pancur, Rembang. Penyisiran dilakukan untuk mencari warga yang hilang saat menyeberang sungai tersebut.

Korban terseret arus diketahui bernama Juremi (57), seorang buruh tani tebu dari Desa Jeruk RT 4 RW 1. Hingga berita ini diturunkan, belum bisa dipastikan apakah korban selamat atau tidak.

Dari informasi yang diperoleh Koran Muria menyebut, peritiswa itu terjadi sekitar Rabu hari ini sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu korban bersama dua orang lainnya Watari dan Sumaji, warga Desa Jeruk, dalam perjalanan dari sawah menuju rumah dalam kondisi hujan.

Tiga orang itu, hendak menyeberang sungai yang arusnya sudah deras akibat hujan. Korban orang pertama yang menyeberang dan langsung terseret arus.

“Saat itu saya beserta Sumaji dan Juremi hen menyabrang sungai. Namun si Juremi menyeberang dahulu, dan di tengah sungai dia tiba-tiba terseret arus sungai,” kata Watari.

Menurut dia, saat menyeberang sungai itu korban sambil membawa cangkul, sabit dan karung kosong. Saat melihat korban terseret arus, dua orang lainnya mencoba melakukan pertolongan dari pinggir sungai, namun tubuh korban langsung tenggelam.

“Saat dia terseret arus, saya dan Sumaji mencoba menolong lewat tepi sungai. Namun setelah saya sisir di sungai ternyata Juremi tak bisa diketemukan. Dan kita langsung laporan ke desa dan polisi,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Sungai Gampeng mempunyai lebar sekitar 10 meter dan kedalaman sekitar 2 meter. Meski demikian, arus di bagian bawah sungai tersebut cukup kencang, sehingga mampu membuat orang terseret.

“Kejadian semacam ini memang baru kali pertama. Sebab selama ini orang yang menyeberang di sungai ini juga tak apa-apa. Mungkin juga dia menyeberang saat seusai hujan lebat. Sehingga arus sungai sangat kencang. Meskipun kedalamannya hanya sekitar 2 meter,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

About the Author

-