Published On: Thu, Dec 29th, 2016

Sidak RSUD Purwodadi, Anggota DPR RI Temukan Pasien yang Sempat Ditolak Pakai BPJS

Anggota Komisi IX DPR RI Sri Wulan saat melakukan sidak ke RSUD Purwodadi, Kamis (29/12/2016). (KORAN MURIA)

Anggota Komisi IX DPR RI Sri Wulan saat melakukan sidak ke UGD RSUD Purwodadi, Kamis (29/12/2016). (KORAN MURIA)

 

Koran Muria, Grobogan – Anggota Komisi IX DPR RI Sri Wulan, Kamis (29/12/2016) melakukan sidak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Purwodadi, untuk memantau dan memeriksa pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut. Tak hanya melakukan sidak Sri Wulan juga menyerahkan bantuan kendaraan operasional untuk Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan.

Bantuan dari Kementerian Kesehatan yang diberikan, yakni satu unit ambulans dan 10 sepeda motor. Bantuan itu diserahkan secara simbolis kepada Bupati Grobogan Sri Sumarni di halaman Kantor Dinkes Grobogan.

Selanjutnya, dari bupati bantuan yang diterima ganti diserahkan pada Kepala Dinkes Johari Angkasa.

Dalam kesempatan itu, Sri Sumarni menyatakan terima kasih atas perhatian dari Sri Wulan yang selama ini cukup peduli dengan menyalurkan berbagai aspirasi di Grobogan. Mulai dari peralatan pertanian, kendaraan operasional dinkes dan aspirasi lainnya.

“Sejauh ini sudah banyak upaya dari kawan saya Ibu Sri Wulan untuk memajukan Grobogan. Semoga aspirasi yang disalurkan untuk tahun mendatang bisa bertambah,” katanya.

Bupati Grobogan Sri Sumarni menerima secara simbolis kendaraan operasional Dinkes dari Anggota Komisi IX DPR RI Sri Wulan. (KORAN MURIA / DANI AGUS)

Bupati Grobogan Sri Sumarni menerima secara simbolis kendaraan operasional Dinkes dari Anggota Komisi IX DPR RI Sri Wulan. (KORAN MURIA / DANI AGUS)

Sri Sumarni juga sempat menyinggung soal keberadaan bidan PTT yang jumlahnya cukup banyak. Meski sudah mengabdi cukup lama namun para bidan PTT itu belum bisa diangkat jadi PNS.

“Saya berharap Ibu Sri Wulan bisa membantu memperjuangkan nasib bidan PTT agar bisa diangkat jadi PNS. Perjuangan mereka ini sudah lama dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi permintaan itu, Sri Wulan menegaskan, Komisi IX terus mengusulkan dan mendorong pengangkatan PTT se-Indonesia ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara. Karena menurutnya, bidan ini yang sejatinya punya peran penting terutama di desa-desa.

“Untuk kewenangan pengangkatan jadi PNS merupakan kewenangan dari Menpan. Untuk jumlah kebutuhan yang diperlukan sudah kita ajukan ke Kemenkes,” kata politisi Partai Gerindra tersebut.

Pihaknya berharap bantuan dari Kemenkes yang diberikan akan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Grobogan. Oleh karenanya menurut dia, usai menyerahkan bantuan tersebut pihaknya langsung melakukan sidak ke RSUD Purwodadi.

“RSUD merupakan cerminan dari pelayanan kesehatan di suatu daerah. Kami ingin memastikan pelayanan di RSUD ini berjalan dengan maksimal. Karena selama ini, di berbagai tempat masih sering banyak dikeluhkan,” terangnya.

 

Ada Pasien yang Nyaris Ditolak Pakai BPJS

Dalam sidak tersebut, Sri Wulan memantau sejumlah fasilitas layanan, hingga ke ruang perawatan. Sri Wulan juga berdialog dengan manajeman dan dokter di rumah sakit tersebut.

Di RSUD ini Sri Wulan menemukan ada pasien pengguna BPJS Kesehatan yang kebingungan. Pasien nyaris tidak bisa terlayani menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan, karena hasil diagnosa dokter yang menyebut tak ter-cover oleh BPJS.

“Saat di UGD, kami menemukan ada pasien yang katanya tak bisa terlayani BPJS. Lalu saya minta dicek lagi, dan ternyata penyakit pasien itu bisa di-cover BPJS Kesehatan. Setelah itu akhirnya diproses dan pasien tidak bayar,” terangnya.

Pasien tersebut menurut dia, merupakan pasien rujukan dari rumah sakit lain, dan diagnosa dokternya kurang tepat. Namun ketika ditangani di RSUD tidak diperiksa ulang, dan masih menggunakan diagnosa awal. Setelah pihaknya meminta dilakukan cek ulang, baru kemudian pasien itu bisa terlayani dengan baik menggunakan BPJS Kesehatan.

Dengan kondisi ini, Sri Wulan meminta agar dokter teliti dalam mendiagnosa penyakit, karena hal ini berkaitan dengan cakupan pelayanan BPJS Kesehatan. Tenaga kesehatan juga diminta lebih ramah, dan proaktif menanyakan kepada pasien tentang kepesertaanya pada BPJS Kesehatan.

Meski demikian menurut dia, secara umum pelayanan di RSUD ini menurut dia, sudah cukup baik. Hanya diperlukan penambahan dokter spesialis, dan tenaga kesehatan lainnya.

Tak hanya di RSUD, Sri Wulan juga melakukan monitoring di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan dan Puskesmas Toroh I. Peninjauan di puskesmas dilakukan lantaran puskesmas merupakan layanan kesehatan tahap awal, yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Editor : Ali Muntoha

About the Author

-