Diterbitkan pada: Sab, Des 31st, 2016

Tancap Gas, PTMSI Grobogan Langsung Gelar Kejurkab Tenis Meja

Reporter:    /  @ 17:49:27  /  31 Desember 2016

Sejumlah atlet bertarung dalam kejurkab tenis meja yang digelar PTMSI Grobogan, di gedung PGRI Grobogan, Sabtu (31/12/2016). (KORAN MURIA / DANI AGUS)

Sejumlah atlet bertarung dalam kejurkab tenis meja yang digelar PTMSI Grobogan, di gedung PGRI Grobogan, Sabtu (31/12/2016). (KORAN MURIA / DANI AGUS)

 

 

Koran Muria, Grobogan – Tak butuh waktu lama, setelah beberapa waktu terbentuk pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Grobogan langsung tancap gas, dengan menggelar kejuaraan tenis meja. Kejurkab tenis meja ini digelar beberapa saat setelah pengurus PTMSI Grobogan dilantik pada Sabtu (31/12/2016).

Pelantikasn pengurus periode 2016-2020 itu dilangsungkan di gedung PGRI Grobogan di Kelurahan Danyang, Purwodadi. Pelantikan dilakukan Wakil Ketua Bina Prestasi PTMSI Jawa Tengah Dustamat, dengan dihadiri Ketua KONI Grobogan Fatchur Rachman dan sejumlah pengurus lainnya.

Menariknya, beberapa saat usai pelantikan, para pengurus PTMSI baru sebanyak 18 orang langsung menjalankan tugas perdana. Yakni, menggelar kejurkab tenis meja yang dilangsungkan di tempat pelantikan.

“Ya, sengaja kami ingin melakukan rangkaian acara yang sedikit berbeda. Yakni, langsung menggelar kejuaraan usai pelantikan pengurus. Dengan cara ini, acara pelantikan jadi lebih semarak,” kata Ketua PTMSI Grobogan Afrosin Arif.

Dalam kejurkab tersebut ada 80 atlet yang ambil bagian baik putra maupun putri. Selain dari klub, peserta juga datang dari perwakilan kecamatan.

“Peserta kejurkab ini sengaja kita batasi jumlahnya. Soalnya, waktu penyelenggaraan kegiatan hanya sehari ini saja,” cetus Afrosin yang juga ikut jadi peserta dalam kejurkab itu.

Target ke depan, pihaknya akan lebih sering lagi menggelar even tenis meja. Baik antarsekolah ataupun kecamatan. Hal itu perlu dilakukan guna menggairahkan lagi olahraga tenis meja yang dinilai sudah mulai menurun peminatnya.

“Sebenarnya potensi atlet masih cukup banyak. Namun, minimnya even membuat peminat jadi berkurang. Makanya, untuk menyemarakkan lagi olahraga pingpong perlu bikin even rutin,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar

© Copyright 2015 Koran Muria - All Rights Reserved | Redaksi | Pedoman Media Siber DMCA.com Protection Status