Diterbitkan pada: Sab, Des 31st, 2016

Kudus Juara Umum Kejurprov Tenis Meja 2016

Reporter:    /  @ 18:00:24  /  31 Desember 2016

PTMSI Kudus berfoto bareng dengan perolehan medali setelah menyabet gelar juara umum. (KORAN MURIA/FAISOL HADI)

PTMSI Kudus berfoto bareng dengan perolehan medali setelah menyabet gelar juara umum. (KORAN MURIA/FAISOL HADI)

 

Koran Muria, Kudus – PTMSI Kudus berhasil menjadi juara umum Kejuraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja yang didukung Sukun Spirit of Sport, Jumat (30/12/2016), semalam. Tak tanggung-tanggung, kontingen Kudus yang didominasi atlet PTM Sukun itu berhasil mempersembahkan 23 medali untuk Kota Kretek.

Panitia pertandingan, Heni Sandra mengatakan, 23 medali yang dupersembahkan terdiri dari delapan medali emas, enam medali perak dan sembilan perunggu.

”Kudus mendapatkan prestasi yang bagus dalam Kejurprov tahun ini. Bahkan di bebebepa kategori, sesama atlet Kudus harus saling bertarung untuk memperebutkan medali emas,” katanya.

Ia mengebutkan beberapa medali emas yang didapat Kudus berasal dari kategori juniorputra, junior putri, Kelompok Kadet putri di bawah 14 tahun, dan juga untuk kategori pemula putra bawah 12 tahun. 

Selain itu, medali emas juga didapatkan dalam kategori beregu pemula putra, beregu junior putra, dan beregu kadet putri. Sementara untuk perunggu, diantaranya dalam beregu kadet putra dan beregu pemula putri.

Dengan perolehan tersebut, Kudus mendapatkan medali paling banyak dengan 23 medali. Hal itu pula yang menbuat Kudus menjadi juara umum dalam Kejurprov tenis meja tahun ini di GOR Bung Karno Kudus.

”Kami menerjunkan 47 atlet, jadi kami memang mengincar banyak medali khsususnya medali emas dan target juara umum,” ujarnya.

Sementara, posisi kedua perolehan terbanyak medali adalah Cilacap dengan 11 medali. 11 medali meliputi tiga emas, lima perak dan tiga perunggu. Dan ketiga adalah Purworejo 10 medali meliputi tiga medali emas, tiga medali perak dan empat perunggu.

Sementara untuk daerah lain, seperti Pekalongan harus pulang dengan tangan kosong lantaran tanpa medali satupun. Wilayah lain seperti Wonogiri, Pekalongan dan Karanganyar hanya membawa satu perunggu untuk masing-masing daerah.

”Terimakasih untuk semua pihak yang telah membantu, panitia, peserta yang jauh-jauh datang mengikuti pertandingan serta untuk Sukun yang banyak sekali membantu mensukseskan kegiatan kali ini,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar



Berita Terbaru

Tradisi Sowan Kiai Jadi Kunci Sukses Abdul Hadi Pimpin Warga Nahdliyin di Kudus

27 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Tradisi Sowan Kiai Jadi Kunci Sukses Abdul Hadi Pimpin Warga Nahdliyin di Kudus

Mbah Maimoen Zubair, Ulama Kharismatik Gudangnya Ilmu Pengetahuan

26 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Mbah Maimoen Zubair, Ulama Kharismatik Gudangnya Ilmu Pengetahuan

KH Sya’roni Achmadi, Kiai Tanpa Pesantren yang Selalu Dihormati

25 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada KH Sya’roni Achmadi, Kiai Tanpa Pesantren yang Selalu Dihormati

Ustaz Mushofa, Imam Termuda di Muda Masjid Agung Baitunnur Pati

24 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Ustaz Mushofa, Imam Termuda di Muda Masjid Agung Baitunnur Pati

Kelola Tingkat Stres, Sakit Kepala Bakal Kabur

23 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Kelola Tingkat Stres, Sakit Kepala Bakal Kabur
© Copyright 2015 Koran Muria - All Rights Reserved | Redaksi | Pedoman Media Siber DMCA.com Protection Status