soma speakers canada buy soma soma everwear tires

tramadol long term dog buy tramadol overnight tramadol chronic renal failure

ambien on urine drug test buy ambien can ambien give you headaches

what is the difference between oxazepam and xanax buy xanax xanax dosage back pain

ambien 10 mg trip ambien online no prescription ambien 12.5 er

ambien Tacoma buy ambien blacked out on ambien

highest dosage ambien cr buy ambien how long does ambien stay active

can you take sleeping pills with phentermine buy phentermine phentermine 37.5mg drug test

a soma dos elementos da inversa da matriz m soma pills soma bringer english ds

carisoprodol soma indications cheap soma dolphins and angels aura-soma

Diterbitkan pada: Kam, Jan 5th, 2017

Pelantikan Batal, Ratusan Pejabat di Pati Pulang dengan Wajah Muram

Reporter:    /  @ 20:22:49  /  5 Januari 2017

Ratusan PNS Pati resah menunggu kehadiran Plt Bupati Pati Budiyono untuk melantiknya di Aula Pasar Pragola, Kamis (5/1/2017). Namun, Budiyono tidak hadir sehingga pelantikan gagal dilakukan. (KORAN MURIA / LISMANTO)

Ratusan PNS Pati resah menunggu kehadiran Plt Bupati Pati Budiyono untuk melantiknya di Aula Pasar Pragola, Kamis (5/1/2017). Namun, Budiyono tidak hadir sehingga pelantikan gagal dilakukan. (KORAN MURIA / LISMANTO)

 

 

Koran Muria, Pati – Polemik tentang tertundanya pelantikan ratusan pejabat di Kabupaten Pati, yang berimbas belum cairnya gaji dan tunjangan ribuan PNS, ternyata tak bisa selesai Kamis (5/1/2016) hari ini. Pelantikan yang direncanakan digelar pada Kamis siang itu batal digelar.

Penyebabnya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Budiyono, tak datang untuk melakukan pelantikan. Padahal ratusan pejabat sudah siap di Aula Pasar Pragola sejak pukul 12.00 WIB. Namun hingga pukul 15.40 WIB, Budiyono tak juga hadir.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pati Desmon Hastiono dan Ketua DPRD Pati Ali Badrudin juga sudah hadir sejak awal. Sekitar 700 pejabat tampak gusar menunggu kehadiran Budiyono.

Beberapa yang bosan menunggu, tampak mondar-mandir turun dari lantai dua ke lantai satu. Sebagian wajah para pejabat yang menunggu tampak tidak tenang, khawatir Budiyono tidak datang. Bahkan, beberapa di antara mereka terlibat saling tanya di mana keberadaan Budiyono.

Kegalauan ratusan orang ini langsung pecah sekitar pukul 15.40 WIB. Saat itu ada kepastian pelantikan hari ini dibatalkan, karena Budiyono tak mau datang untuk melantik.

Kekecewaan langsung terlihat dari wajah para PNS tersebut. Beberapa di antara mereka ada yang mengumpat. SR, salah satu pejabat yang kecewa mengaku galau karena tidak jadi dilantik. Sebab, tak hanya soal gaji yang tidak turun, pelayanan publik juga terganggu karena terjadi kekosongan pejabat pemerintahan.

“Dagelan ini. Galau,” ungkap SR mengungkapkan kekesalannya sambil berjalan pulang.

Sementara itu, satu orang ASN yang mengerutu sembari jalan mengatakan, “Tidak dilantik juga jabatan masih utuh.”

Ketua DPRD Pati Ali Badrudin yang datang sejak awal juga mengungkapkan kekesalannya kepada Budiyono. Menurut Ali, Budiyono mengingkari janjinya sendiri yang akan melantik pejabat struktural Pemkab Pati pada Kamis (5/1/2017) sekitar pukul 13.00 WIB.

“Saya sangat kecewa, karena Mendagri sudah jelas memberikan peringatan kepada Plt Bupati Pati untuk melantik pejabat Pemkab Pati dengan batas waktu terakhir 5 Januari 2017. Kemarin juga sudah rapat koordinasi dengan para pimpinan DPRD Pati, BKD, Sekda, Sekwan, dia berjanji akan melantik,” ujarnya.

Ali mengaku sempat bertanya langsung untuk memastikan apakah Budiyono akan melantik atau tidak. Budiyono dengan tegas menjawab pertanyaan Ali, “Kalau tidak saya lantik, saya dosa,” katanya menirukan ucapan Budiyono.

 

Gubernur Ganjar Turun Tangan Lantik Pejabat Pati

Pejabat Pemkab Pati yang tidak jadi dilantik pulang membubarkan diri dari Aula Pasar Pragola Pati, Kamis (5/1/2017). (KORAN MURIA / LISMANTO)

Pejabat Pemkab Pati yang tidak jadi dilantik pulang membubarkan diri dari Aula Pasar Pragola Pati, Kamis (5/1/2017). (KORAN MURIA / LISMANTO)

Meski pelantikan hari ini gagal, Ali Badrudin memastikan pelantikan akan dilakukan pada Jumat (6/1/2017) besok. Namun menurut dia, orang yang akan melantik bukan lagi Budiyono, melainkan langsung Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Ia menegaskan hal ini setelah mendapatkan kepastian dari Ganjar, saat proses menunggu kehadiran Budiyono di Pasar Pragola. “Kami ditelepon Pak Ganjar, peserta pelantikan hari ini diminta untuk dibubarkan dan mereka dilantik sendiri oleh Pak Ganjar, Jumat (6/1/2017) besok,” ujar Ali.

Sesuai dengan surat yang dilayangkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo, gubernur memang harus turun tangan bila Plt Bupati Pati tidak mau melantik pejabat dengan batas waktu 5 Januari 2017. Karena itu, Ganjar dijadwalkan akan melantik para pejabat struktural Pemkab Pati, Jumat besok.

Rumor yang beredar menyebutkan, sikap Budiyono enggan melantik pejabat struktural Pemkab Pati karena mereka diusulkan oleh Haryanto sebelum cuti karena akan maju sebagai Calon Bupati Pati. Artinya, Budiyono tidak mau melantik pejabat yang diusulkan Haryanto kepada Mendagri.

Jauh-jauh hari, hubungan keduanya memang disebut-sebut tidak harmonis. Haryanto dan Budiyono pecah kongsi, jelang tahapan Pilkada Pati 2017 dimulai. Namun, rumor itu ditepis Budiyono dan mengaku akan melaksanakan tugas sebagai pelaksana tugas (Plt) dengan baik.

Gagalnya pelantikan pejabat struktural hari ini membuat berang kalangan DPRD Pati, terutama para pimpinan dewan.

“Kami menganggap Budiyono sudah melakukan penipuan dan pembohongan publik terhadap lembaga DPRD Pati. Rabu (4/1/2017), dia datang ke kantor kami dan berjanji akan melantik pejabat Pemkab Pati sesuai dengan perintah Mendagri. Nyatanya, hari ini pelantikan batal karena dia tidak hadir,” ujar Ketua DPRD Pati Ali Badrudin.

Sebagai wakil rakyat, dia menilai apa yang dilakukan Budiyono sebagai Plt Bupati Pati telah meresahkan pemerintahan di Pati. Akibat tidak mau melantik, gaji PNS belum cair hingga sekarang. Selain itu, pelayanan publik akan terganggu karena terjadi kekosongan pejabat lantaran belum dilantik.

Wakil III DPRD Pati Joni Kurnianto menyebut sikap Budiyono sudah membangkang perintah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo. Surat dari Kemendagri tertanggal 30 Desember 2016 memerintahkan Plt Bupati Pati melantik pejabat struktural Pemkab Pati dengan batas waktu 5 Januari 2017.

Saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Budiyono tidak menjawabnya. Begitu juga saat dihubungi Koran Muria melalui aplikasi WhatsApp, pesan yang dilayangkan untuk meminta konfirmasi tidak terkirim.

Baca juga : Plt Bupati Pati Budiyono “Mutung” Tak Mau Lantik Pejabat Baru

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar

© Copyright 2015 Koran Muria - All Rights Reserved | Redaksi | Pedoman Media Siber DMCA.com Protection Status