Published On: Tue, Jan 10th, 2017
Jepara | By

Cuaca Ekstrem, Omset Pedagang Ikan di Jepara Turun Drastis

Aktivitas penjualan ikan di TPI Jepara  lebih sepi dibandingkan hari biasa, Selasa (10/1/2017). (KORAN MURIA/EDY SUTRIYONO)

Aktivitas penjualan ikan di TPI Jepara  lebih sepi dibandingkan hari biasa, Selasa (10/1/2017). (KORAN MURIA/EDY SUTRIYONO)

 

Koran Muria, Jepara – Cuaca ekstrem yang terjadi di perairan laut Jepara akhir-akhir ini berdampak terhadap lesunya penjualan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jepara. Akibatnya, omset pedagang di Jepara turun drastis dibandingkan hari-hari biasa.

Hal tersebut, disebabkan karena nelayan tidak bisa melaut akibat cuaca ekstrem tersebut. Dampaknya, para penjual ikan tidak mendapatkan pasokan ikan segar dari nelayan.

Salah satu penjual ikan di TPI Jepara Qulsum mengatakan, karena pasokan ikan dari nelayan juga sedikit, ia pun hanya bisa menjual ikan seadanya.

”Lha gimana lagi, nelayan jarang yang melaut, karena cuaca buruk. Selain itu, ikan juga sangat sedikit atau jarang. Secara otomatis barang dagangan ini juga seadanya yang didapat dari nelayan yang melaut di sekitar TPI ini,” ungkapnya.

Dia menilai, dengan minimnya hasil tangkapan ikan tersebut, maka para konsumen juga enggan untuk membeli. Sebab, mereka tak ada pilihan banyak.

”Saat ini saya punya cumi dan tempurungan saja. Untuk cumi sendiri perkilonya sekitar Rp 50 ribuan, tempurungan per 5 ekornya sekitar Rp 35 ribuan. Padahal pembeli juga ingin ikan yang jenis lainnya,” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun, sebelumnya para pedagang ikan di TPI Jepara, setiap harinya bisa membawa pulang uang sebesar Rp 350 hingga Rp 475 ribu. Namun untuk cuaca buruk ini, pendapatan mereka menurun.

”Wah, kalau sebelum cuaca buruk, rata-rata pedagang ikan bisa membawa pulang sekitar Rp 350 ribu. Sebab saat itu memang banyak jenis ikan, banyak pilihan, dan ramai. Namun untuk saat ini ya sepi, ikan jarang, sulit didapat. Bahkan setiap hari tak sampai Rp 100 ribu yang di dapat. Sampai saat ini saja cumi-cumi saya masih ada yang belum laku,” ungkapnya

Editor: Supriyadi

About the Author

-