Diterbitkan pada: Rab, Jan 11th, 2017

2017, KONI Kudus dapat Jatah Rp 7 Miliar dari APBD

Reporter:    /  @ 17:52:56  /  11 Januari 2017

KONI LOGO

 

Koran Muria, Kudus – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus, mendapatkan suntikan dana senilai Rp 7 Miliar dari pemkab Kudus. Suntikan dana itu, berasal dari APBD murni, yang bakal digunakan untuk kebutuhan pembinaan di 2017.

Ketua KONI Kudus M Rindwan mengatakan, pihaknya sebenarnya mengusulkan bantuan APBD untuk KONI sejumlah Rp 15 Miliar. Namun oleh yang bersangkutan hanya diberikan sejumlah Rp 7 miliar saja 

”Ya apa boleh buat yang disepakati segitu. Yang pasti uang tersebut untuk pembinaan di semua cabang olahraga,” katanya, Rabu (11/1/2017).

Hanya, sampai saat ini pihaknya belum melakukan pembahasan lebih lanjut tentang progam di 2017. Rencananya, pembahasan akan dilakukan pada rapat kerja (raker) KONI 2017 akan diselenggarakan pada pekan ini.

”Setelah itu, kami baru bisa memanage kebutuhan apa saja yang akan dibutuhkan di 2017. Namun, secara garis besar KONI di 2017 bakal memiliki pengeluaran yang besar mengingat di 2017 terdapat Pra Porprov,” ujarnya.

Untuk itu, peningkatan prestasi juga harus ditingkatkan dan menjadi prioritas di 2017. Apalagi menjelang Pra Porprov, yang dipastikan diikuti oleh 37 cabang olahraga di Kudus. Melihat itulah, dipastikan KONI bakal mengeluarkan biaya ekstra dalam 2017.

”Kami targetkan masuk tiga besar semua minimal. Karena Kudus sangat kaya atlet dan kaya prestasi. Saya yakin dengan demikian tak sulit untuk memasuki babak tiga besar,” ungkap dia.

Dicontohkan, sejumlah cabang olahraga yang diyakini dapat masuk tiga besar bahkan lebih ada banyak. Diantaranya, tarung derajat, tenis meja, voli, basket dan sederet cabang-cabang lainnya. Hanya, beberapa juga perlu dievakuasi akan regenerasi atlet seperti cabang paralayang.

”Latihan saja di sini susah, jadi dalam pembahasan nantinya bakalan di evaluasi lebih lanjut, apakah masih diadakan atau bagaimana,” ungkapnya.

Disinggung tentang kecukupan sumber biaya, dia melihat masih kurang dalam skala yang cukup besar. Untuk itu, pada APBD perubahan nanti KONI bakal mengajukan kembali permohonan dana guna pengembangan atlet.

”Iya mungkin kebutuhan total sekitar Rp 15 Miliar bahkan lebih. Sebab masih ada turnamen lokal seperti Kejurda, Bupati Cup dan pembinaan kepada klub-klub di Kudus yang juga banyak,” ujarnya.

Dari puluhan cabang olahraga, dia menyebutkan kalau cabang sepakbola paling banyak memakan biaya. Sepakbola yang dimaksudkan adalah Persiku, yang mana menghabiskan sekitar Rp 2,5 Miliar sendiri.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar



Berita Terbaru

Ustaz Mushofa, Imam Termuda di Muda Masjid Agung Baitunnur Pati

24 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Ustaz Mushofa, Imam Termuda di Muda Masjid Agung Baitunnur Pati

Kelola Tingkat Stres, Sakit Kepala Bakal Kabur

23 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Kelola Tingkat Stres, Sakit Kepala Bakal Kabur

Ini Penjelasan Kenapa Kucing Suka Dielus Kepalanya

23 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Ini Penjelasan Kenapa Kucing Suka Dielus Kepalanya

Makanan Ini Bikin Ingatan Semakin Tajam

23 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Makanan Ini Bikin Ingatan Semakin Tajam

Mengenal KH Abdul Ghofur, Ketua STAI Al Anwar Sarang

23 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Mengenal KH Abdul Ghofur, Ketua STAI Al Anwar Sarang
© Copyright 2015 Koran Muria - All Rights Reserved | Redaksi | Pedoman Media Siber DMCA.com Protection Status