Published On: Wed, Feb 15th, 2017

Kotak Kosong Beri Perlawanan Sengit di Pilkada Pati

Ketua KPPS 02 Desa Winong, Kecamatan Pati Nyaman (berbaju merah) menunjukkan catatan rekapitulasi suara Pilkada Pati, Rabu (15/2/2017). Di TPS ini suara Haryanto-Arifin dan kotak kosong imbang. (KORAN MURIA / LISMANTO)

 

 

Koran Muria, Pati – Eksistensi kotak kosong di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pati cukup memberi perlaanan sengit terhadap calon tunggal Haryanto-Saiful Arifin. Tak hanya gerakan relawan kotak kosong yang massif selama masa kampanye, hasil coblosan juga menunjukkan perlawanan yang berarti.

Meski tak mampu untuk mengalahkan, namun suara yang diperoleh kotak kosong cukup besar. Dari penghitungan sementara perolehan suara kotak kosong bisa mencapai 25,6 persen. Jauh dari prediksi awal yang diperkirakan hanya di angka 10 persen atau bahkan kurang.

Dari hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan tim sukses pasangan petahana Haryanto-Arifin, pasangan ini meraih suara sementara sebanyak 74,4 persen. Angka ini diperoleh dari hasil penghitungan cepat hingga pukul 20.00 WIB.

Dari perhitungan suara sah sebanyak 389.390, paslon Haryanto-Arifin mendapatkan 289.638 suara, sedangkan kotak kosong 99.752 suara. Kendati kotak kosong memenangkan perolehan suara di beberapa TPS, tetapi quick count yang dihitung secara acak di seluruh Kabupaten Pati menunjukkan kemenangan Haryanto-Arifin sebanyak 74,4 persen.

Dari pantauan di lapangan, perolehan suara Haryanto-Arifin di TPS 07, Desa Raci, Kecamatan Batangan, TPS di mana Haryanto mencoblos bersama keluarganya, yakni 431 suara dari total 438 suara. Enam suara dinyatakan tidak sah, sedangkan satu suara untuk kotak kosong.

Meski demikian, perlawnan kotak kosong tak menyerah begitu saja hanya di TPS itu. Di kampung halaman Saiful Arifin, TPS 01 Desa Mojoagung yang berdekatan dengan rumah Arifin, kotak kosong mendapatkan 78 suara dan Haryanto-Arifin mendapatkan 262 suara.

Artinya, 29 persen warga memilih kotak kosong di TPS 01 Desa Mojoagung, kampung halaman Saiful Arifin. Sementara itu, perolehan suara Haryanto-Arifin di TPS di mana Haryanto mencoblos memperoleh kemenangan mutlak, yakni 99,8 persen.

 

Di Beberapa TPS Kotak Kosong Menang

Suasana TPS 07 Desa Raci, Batangan, Pati, Rabu (15/2/2017). Di TPS yang dijadikan Haryanto dan keluarganya mencoblos tersebut memperoleh kemenangan mutlak 99,8 persen. (KORAN MURIA / LISMANTO)

Perlawanan sengit juga terlihat di TPS 02, Desa Winong RT 7 RW 2, Kecamatan Pati. Di TPS ini suara Haryanto-Arifin (Harfin) dan kotak kosong imbang. Baik Harfin dan kotak kosong sama-sama mendapatkan 194 suara dari total partisipasi suara sebanyak 402 orang.

Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) 02 Desa Winong, Nyaman mengatakan, dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 611 orang yang terdaftar, hanya 402 orang yang menggunakan hak pilihnya di TPS 02 Desa Winong.

“Haryanto-Arifin dan kotak kosong sama-sama mendapatkan 194 suara dari 402 warga yang hadir. Sebanyak 14 suara dinyatakan tidak sah. Artinya, perolehan suara di TPS 02 Desa Winong sama-sama meraih 50 persen,” ujar Nyaman, Rabu (15/2/2017).

Dia mengatakan, perolehan suara di tempatnya cukup unik. Pasalnya, suara Haryanto-Arifin dan kotak kosong sama-sama memperoleh suara yang sama. Hal itu diakui menjadi momentum yang langka.

“Ini kan tepat betul, sama-sama mendapatkan 194 suara sah. Tingkat golongan putih (golput) di TPS 02 Desa Winong juga cukup tinggi, yakni 209 suara dari 611 DPT. Bila diprosentase, ada 34 persen warga yang golput,” tandasnya.

Bahkan di beberapa TPS, kotak kosong berhasil mengungguli Haryanto-Saiful Arifin.  Berdasarkan pantauan di media sosial (medsos) beberapa netizen meng-upload hasil penghitungan suara di beberapa TPS.

Seperti halnya akun Facebook Awant New Pholoss yang mengunggah hasil penghitungan suara di TPS 14 Desa Trangkil, Kecamatan Trangkil.

Dari foto yang di-upload di grup Facebook Kumpulan Anak Asli Pati, terlihat Pasangan Haryanto-Saiful Arifin memperoleh suara 141. Sedangkan kotak kosong mendapatkan suara 193. Kemudian suara tidak sah sebanyak 8 suara.

Ada pula pemilik akun Facebook Wong Deso, yang menginformasikan hasil penghitungan suara di TPS 04 Dukuh Ngantru, Desa Gajahmati RT 04 RW 1. Di tempat ini, kotak kosong memperoleh suara 80 dan Paslon Haryanto-Saiful Arifin sebanyak 60 suara.

Kemudian ada pula pemilik akun Facebook Sutrisno Top. Terlihat di TPS 13 Desa Ngemplak Kidul, Kecamatan Margoyoso. Di TPS ini kotak kosong juga unggul dengan perolehan suara 142 dan Paslon Haryanto-Arifin mendapat 90 suara. Sedangkan suara tidak sah sebanyak 5 suara.

Hasil penghitungan sementara ini juga membuat banyak pihak tercenang. Bukan hanya karena perolehan suara dari kotak kosong maupun Haryanto-Arifin, namun sebaran pemilih keduanya.

Jika diprediksi wilayah Pati bagian selatan akan mejadi basis kotak kosong, karena masalah polemik pabrik semen di Pegunungan Kendeng ternyata tak terbukti. Justru suara Haryanto-Arifin meledak di wilayah ini, dan suara kotak kosong terpuruk.

Justru di wilayah Pati bagian utara, perolehan suara kotak kosong cukup tinggi. Padahal diperkirakan Pati selatan yang akan memberikan perlawanan keras terhadap Haryanto-Arifin.

Namun hasil ini belum final. Penghitungan yang dilakukan tim sukses Haryanto-Arifin hingga berita ini diturunkan juga belum tuntas. KPU juga belum melakukan penghitungan. Nantinya hasil penghitungan KPU yang akan menjadi acuan.

Editor : Ali Muntoha

About the Author

-