Published On: Mon, Feb 20th, 2017
Pati | By

Kader Demokrat Pati Disiapkan jadi Pejuang Pancasila

Anggota DPR RI Djoko Udjianto (kiri) meminta kepada kader Demokrat di Pati untuk memperdalam wawasan Pancasila, Senin (20/2/2017). (KORAN MURIA / LISMANTO)

 
Koran Muria, Pati – Partai Demokrat mempersiapkan ribuan kadernya di Kabupaten Pati untuk menjadi bagian dalam pejuang Pancasila dan menjaga keutuhan NKRI. Mereka didorong untuk terus memperdalam wawasan Pancasila shingga bisa ikut memperkuat NKRI di tengah gelombang isu SARA yang menerpa NKRI, baru-baru ini.

Dalam sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara, Senin (20/2/2017) Anggota MPR RI Djoko Udjianto menegkaskan hal ini. “Kader Partai Demokrat harus bisa mengamalkan Pancasila d tengah situasi bangsa yang diterpa badai isu SARA dalam beberapa waktu terakhir,” ucap Djoko.

Dalam sosialisasi dengan tema “Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara, Ideologi Bangsa dan Negara” di Hotel Gitrary Perdana, Pati,  itu Djoko menyebut, Pancasila diciptakan para founding fathers bangsa sebagai perekat, dasar negara yang landasan hukumnya sangat kuat. Pancasila diciptakan sebagai dasar negara, karena realitas kehidupan Indonesia yang serba plural, majemuk dan berbeda-beda.

Karenanya, butuh alat pemersatu yang menyatukan negara-bangsa yang terdiri dari beragam agama, suku, ras, bahasa dan budaya. Alat pemersatu bernama Pancasila itulah yang menurutnya harus dirawat demi keberlangsungan NKRI di masa depan.

“Di negara lain, negara yang tidak majemuk saja bisa bercerai-berai. Di Indonesia, negara yang sangat kaya akan keberagaman ini bisa bersatu dalam ikatan Pancasila. Tak jarang, beberapa negara lain datang ke Indonesia untuk belajar Pancasila sebagai pengikat keberagaman. Sebagai Wakil Ketua Partai Demokrat, saya menyampaikan pesan dari Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar kader Partai Demokrat di Pati bisa mendalami dan mengamalkan Pancasila,” kata Djoko.

Usai memberi sosialisasi Djoko yang juga menjabat Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu mengirimkan bantuan logistik untuk korban banjir di tiga kecamatan di Kabupaten Pati yang terdampak banjir.

Didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Pati Joni Kurnianto, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Tengah Kartina, dan jajaran Pengurus DPC Demokrat Pati, ratusan logistik dikirim ke Desa Sinoman dan Mustokoharjo, Kecamatan Pati, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus dan Desa Srikaton, Kecamatan Kayen.

Keempat desa tersebut dianggap darurat, karena masih terkena dampak banjir sampai sekarang. “Kami ikut prihatin, karena di Pati ini berulang-ulang terjadi banjir setiap tahunnya. Karena itu, bantuan logistik ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat terdampak banjir,” ucap Djoko.

Menurutnya, penyebab banjir di Pati yang berulang berasal dari pendangkalan Sungai Silugangga. Saat itu, pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan bantuan eskavator untuk membersihkan pendangkalan sungai, pelabuhan perikanan dan berbagai hal yang menyebabkan pendangkalan sungai.

Namun, upaya itu saja dianggap tidak cukup tanpa ada tata kelola daerah aliran sungai (DAS) yang baik dan benar. Karenanya, butuh gerakan moral untuk memperbaiki DAS yang baik di kawasan tersebut agar banjir tidak kembali berulang setiap tahunnya.

“Ke depan, kami akan usulkan kembali kepada Menteri PU maupun Menteri Kelautan. Nanti akan kami bicarakan secara khusus mengenai penanganan Sungai Silugangga. Bila tidak segera diatasi akan membuat banjir di daerah sekitarnya setiap musim penghujan,” tandas Djoko.

Anggota DPR RI Djoko Udjianto (kanan) bersama kader Partai Demokrat mengirim bantuan logistik di Desa Banjarsari, Gabus, Pati, Senin (20/2/2017). (KORAN MURIA / LISMANTO)

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pati Joni Kurnianto mengaku siap menginstruksikan para kadernya untuk lebih mendalami Pancasila. Dengan demikian, kader Demokrat diharapkan tidak hanya paham politik saja, tetapi juga tahu hak dan kewajiban berbangsa, bernegara, serta bermasyarakat.

“Pancasila akan menjadi landasan bagi kader Demokrat untuk berpolitik, sehingga terwujud politik yang bermartabat. Dengan Pancasila, kami ingin Pati tercipta iklim yang aman, adil dan sejahtera. Politik mesti menjunjung tinggi semangat persatuan, keadilan sosial, demokratis, dan nilai-nilai Pancasila lainnya,” tandas Joni.

Editor : Ali Muntoha

About the Author

-