Published On: Thu, Feb 23rd, 2017
Jepara | By

Awal Maret Pantai Teluk Awur Bakal Dibersihkan

Seorang warga melintas di antara sampah yang menggunung di Pantai Teluk Awur Jepara, Kamis (23/2/2017). (KORAN MURIA/EDY SUTRIYONO)

 

Koran Muria, Jepara – Cuaca ekstrem yang mulai membaik membuat pengelola Pantai Teluk Awur berencana melakukan pembersihan. Rencananya pembersihan akan digelar pada tanggal 3 Maret 2017 mendatang.

Plt. Carik Desa Teluk Awur Rohman mengatakan, pihaknya mengakui bahwa pembersihan Pantai Teluk Awur menunggu ada event tertentu atau juga pada waktu tertentu.

“Setiap tahun kita membersihkan sebanyak 3 kali. Yakni pada saat sebelum Syawalan, menjelang tahun baru, dan seusai musim baratan selesai. Misalkan saja saat musim baratan dilakukan pembersihan, kami kira itu percuma. Sebab datangnya sampah, juga kebanyakan dari tengah laut yang dibawa oleh ombak,” paparnya.

Dari pantauan MuriaNewsCom, tumpukan sampah yang memenuhi sepanjang Pantai Teluk Awur tersebut menggunung sejak bulan Januari 2017 hingga saat ini.

“Menjelang tahun baru, kita sudah membersihkannya. Dan hasilnya, sampah yang kita bersihkan ada sekitar 3 hingga 4 truk. Pembersihan ini, agar bisa membuat nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke pantai,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, setelah tahun baru hingga saat ini memang belum dilakukan pembersihan, lantaran masih ada cuaca ekstrem. Karena dengan cuaca dan ombak itu, Sehingga, untuk membersihkannya dilakukan setelah musim baratan selesai.

Untuk membersihkan pantai, biasanya dilakukan oleh warga Teluk Awur, Karang Taruna, maupun mengajak  komunitas yang ada di Jepara. Terlebih juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait.

“Untuk kebersihan ini tentunya akan dilakukan oleh warga. Sebab potensi wisata ini juga masih dikelola oleh pihak desa. Sehingga, semua warga harus bisa terlibat. Selain itu, nantinya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan. Supaya pihak dinas bisa menyediakan truk sampah, maupun alat-alat kebersihan yang akan digunakan,” pungkasnya.

 

Harga Bilas di Teluk Awur Akan Ditata Ulang

Sejumlah tempat bilas di beberapa warung di Pantai Teluk Awur akan tata ulang supaya seragam. (KORAN MURIA/EDY SUTRIYONO)

Selain akan melakukan pembersihan pantai, pengelola pantai Teluk Awur juga akan melakukan pendataan terhadap warung yang mempunyai tempat pembilasan. Itu lantaran, selama ini warung atau pedagang yang ada di pantai teluk awur belum didata mempunyai tempat pembilasan atau tidak.

“Kita mendata itu tentunya ingin ada kesamaan harga pembilasan satu dengan lainnya. Selama ini setahu saya fasilitas pembilasan (mandi) setelah renang di laut itu sebesar Rp 2 ribu hingga Rp 3 ribu. Akan tetapi kita juga perlu mendata itu. Supaya nantinya bisa diseragamkan harganya,” kata perangkat Desa Teluk Awur Tahunan M. Sholikul Huda.

“Pendataan ini dilakukan, agar nantinya ada kesamaan harga untuk jasa pembilasan, antara tempat yang satu dengan lainnya. Selama ini, setahu saya fasilitas pembilasan setelah renang di laut itu sebesar Rp 2 ribu hingga Rp 3 ribu. Namun, penting untuk kita data agar nantinya bisa diseragamkan harganya,” kata Huda.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk kios atau lapak pedagang yang ada di pantai, saat ini sekitar 33 kios. Namun pihaknya belum tahu secara persis berapa warung yang mempunyai tempat pembilasan. Oleh sebab itu, nantinya pihak desa akan mendata, sehingga kedepannya fasilitas yang ada di Pantai Teluk Awur bisa maksimal.

“Tentunya, jika ada mempunyai tempat pembilasan, maka secara otomatis kebutuhan wisatawan juga akan bisa tercukupi.  Selain itu, wisatawan yang sudah menikmati pantai dengan berenang juga akan bisa betah,” tambahnya.

Editor: Supriyadi

 

About the Author

-