Published On: Fri, Feb 24th, 2017
Jepara | By

Banyak Rumput Mati Usai Dibuat Kampanye, Genangan Air di Alun-alun II Jepara Kian Memprihatinkan

Kondisi Alun-alun II Jepara banyak air yang menggenang karena banyak rumput yang mati setelah digunakan untuk kampanye, belum lama ini. (KORAN MURIA/EDY SUTRIYONO

 

Koran Muria, Jepara – Genangan air di Alun-alun II Jepara yang berada di Kalurahan Kauman semakin memprihatinkan. Apalagi, banyak rumput yang mati setelah diinjak-injak ribuan masa saat digunakan kampanye salah satu paslon di Pilkada Jepara.

Salah satu warga Kauman, Jepara, Sholikatun (40) mengatakan, kondisi lapangan atau Alun-alun ini memang sering tergenag air setelah hujan. Akan tetapi itupun mudah surut. Namun setelah dijadikan tempat kampanye pada Sabtu (11/2/2017) lalu, kondisinya semakin memprihatinkan.

”Sebab saat itu (kampanye) ada Orkes New Palapa yang berasal dari Jawa Timur, serta lapangan juga dipenuhi puluhan ribu orang. Sehingga becek, dan rumputnya mati. Dan di saat tergenang air, sulit untuk surut,” katanya.

Isak Tangis Bocah Empat Tahun Warnai Kampanye Paslon Subroto-Nuryaman

Ia menilai, sulitnya air surut di lapangan itu lantaran rumputnya yang berada di tengah lapangan mati. Hanya tinggal tanah saja yang becek.

”Kalau dahulu sebelum dijadikan kampanye, memang di saat hujan lapangan ini tergenang air, namun itupun mudah surut. Dan setelah dijadikan tempat kampanye, lapangan ini malah jadi Ngecembong (tergenang air) terlalu lama,” ungkapnya.

Selain itu, saat disinggung mengenai apakah ia pernah melihat ada tindakan dari pihak terkait yang datang ke lapangan seusai kampanye, pihaknya mengatakan bahwa tak melihat ada pihak dinas yang memantau ke lapangan ini.

”Setahu saya, tidak ada pihak terkait (dinas) yang memantau kondisi itu. Sebab saya setiap hari juga mengantarkan anak sekolah melewati lapangan ini,” ungkapnya.

LH Sebut Alun-alun II Tak Miliki Drainase

Kabid Kebersihan dan Pertamanan pada Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jepara Isnan Haryoko mengatakan, sudah ada pembicaraan mengenai kondisi Alun-alun II. Genangan air disebabkan karena tidak ada drainase seperti di Alun-alun utama. Meski, demikian tahun ini tidak dianggarkan untuk pembuatan drainase.

”Mungkin di anggaran 2018 nanti kami ajukan untuk pembuatan drainase,” katannya.

Rayakan Tahun Baru, Alun-alun Jepara Jadi Lautan Manusia

Dia melanjutkan, pascadibuat kampanye terbuka, pihaknya memang baru sebatas membersihakan sampah-sampah yang ada. Sebab saat itu banyak sekali sampah sampah yang berserakan.

Sementara mengenai rumput yang mati, pihaknya akan melihat terlebih dahulu. Jika dimungkinkan masih bisa hidup maka akan dibiarkan. Namun, jika tidak memungkinan nanti akan dilakukan penanam rumput kembali.

”Kami akan lihat dulu kondisi itu. Kalau memang tak bisa hidup nanti kami ambilkan rumput di kawasan taman-taman sekitar Staion Gelora Bumi Kartini (GBK) untuk ditanam di Alun-alun II,” ungkapnya.

Editor: Supriyadi

About the Author

-