Published On: Sat, Feb 25th, 2017
Jepara | By

Jepara Wakili Jeteng Unjuk Gigi di Parade Keprajuritan Nusantara

Puluhan peserta parade Kprajuritan Nusantara DKJ tengah berlatih di sanggar tari Jepara. (KORAN MURIA/EDY SUTRIYONO)

 

Koran Muria, Jepara – Kabupaten Jepara tahun ini bakal bertolak ke Jakarta mawakili Jawa Tengah dalam parade seni bertajuk Parade Keprajuriatan Nusantara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), November 2017 mendatang. Mereka akan berebut gelar juara dengan wakil-wakil provinsi lain di Indonesia.

Meski masih ada waktu delapan bulan, Dewan Kesenian Jepara (DKJ) yang ditunjuk untuk mewakili even tersebut langsung tancap gas. Mereka pun sudah mulai mempersiapkan peserta yang akan berunjuk gigi di even bergengsi tersebut.

Sekretaris Dewan Kesenian Jepara (DKJ) Rhobi Shani mengemukakan, untuk tahun ini Jepara ditunjuk oleh provinsi untuk mewakili di event Parade keprajuritan Nusantara di TMII November mendatang.

“Untuk event rutin tersebut, nantinya akan menunjukan atau membawakan tema Laskar Kalinyamatan dengan melibatkan 100 personil,” katanya.

Untuk pesertanya sendiri, pihaknya akan memprosikan sebanyak 30 orang dari peserta putra dan 70 orang untuk peserta putri.

“Saat ini kita sudah mendapatkan 8 peserta putra, sedangkan yang peserta putri baru mendapatkan 44 orang. Dan inipun masih proses latihan dan pencarian peserta melalui pengemumuman baik di sekolah, sanggar seni maupun lainnya,” paparnya.

Sementara itu, saat disinggung mengenai kekurang personel tersebut, kini pihaknya akan terus berupaya mencari personel lainnya.

“Memang kita kendalanya ya di personel. Dan ini baru mendapatkan 8 orang pria, dan 44 putri. Itupun ada yang berprofesi menjadi pegawai bank dan lainnya. Selain itu, nantinya kok masih kurang, maka kita akan berkoordinasi dengan perguruan silat untuk bisa mengikutkan muridnya. Sebab murid di perguruan silat itu sudah mempunyai dasar gerakan gerakan yang teratur yang bisa dipadu padankan dengan tari,” bebernya.

Dia melanjutkan, untuk parade keprajuritan nusantara ini nantinya pihak DKJ juga akan mencari sosok wanita yang bisa memerankan ratu kalinyamat.

“Sosok ratu kalinyamat saat ini kan dikenal masyarakat luas hanya dari kecantikannya saja. Akan tetapi kita mencarinya bukan hanya dari kecantikan. Namun juga dia harus bisa nembang, menari dan sebagainya. Supaya paradigma di masyarakat itu bahwa Ratu Kalinyamat bukan sekadar cantik saja. Melainkan multi talenta,” paparnya.

Selain itu, saat ditanya mengenai target juara, ia berharap nantinya bisa mendapatkan hasil yang baik dan maksimal.

“Tahun lalu, Jateng menunjuk Kota Pekalongan. Dan bisa mendapatkan juara umum. Akan tetapi tahun ini Jateng menunjuk kita. Dan mudah mudahan juga bisa mendapaatkan juara,” imbuhnya,

Editor: Supriyadi

 

About the Author

-