Diterbitkan pada: Sen, Feb 27th, 2017

Tak Jelas, 59 Koperasi di Kudus Dibubarkan

Reporter:    /  @ 19:45:03  /  27 Februari 2017

 

Koran Muria, Kudus – Sebanyak 59 koperasi di Kabupaten Kudus dibubarkan oleh Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha  Kecil, dan Menengah. Pembubaran dilakukan lantaran puluhan koperasi tersebut tidak jelas, baik dari tempat hingga pengurusnya.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha  Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus Bambang TW mengatakan, pembubaran puluhan koperasi sudah dilakukan semenjak akhir tahun lalu. Pembubaran dilakuan sesuai dengan prosedur yang sudah dijalankan oleh pihak dinas.

”Kami sudah mencoba menghubungi koperasi yang bersangkutan tapi tidak ada hasil. Kami kemudian datang ke lokasi atau kantornya, tapi sama, tidak jelas. Lalu kami mencari pengurus koperasi namun kembali kami tidak menemukannya. Akhirnya kami membubarkan koperasi tersebut,” kata Bambang, Senin (27/2/2017).

Menurutnya, faktor utama dibubarkan koperasi lebih kepada tidak aktifnya koperasi tersebut. Selain itu, aktifitas tentang lumrahnya koperasi seperti rapat anggota dan rapat RAT juga tidak bisa dijalankan oleh koperasi yang dibubarkan.

Selain puluhan yang sudah bubar, pihaknya juga sedang mengawasi tiga koperasi lainnya. Pengawasan dilakukan lantaran dilihat kalau koperasi tersebut dinilai tidak sehat. Pengawasan secara intensif itu dilakukan selama tiga bulan, mulai awal Januari lalu hingga akhir Maret mendatang.

”Jika sampai waktu yang ditentukan tiga koperasi tidak juga membaik, maka ketiga koperasi akan kami bubarkan pula. Namun jika mau berbenah, kami akan membantu sebisa kami,” ujarnya

Bantuan dari pihak Dinas, misalnya mengenai SDM dalam koperasi. Jika merasa tak ada yang mampu maka pihak dinas dapat memfasilitasi untuk memberikan pelatihan secara khusus. Hal itu merupakan bentuk dari bagian koperasi dalam dinas itu.

Meski begitu, Bambang menegaskan tidak semua koperasi dapat dinyatakan bubar begitu saja. Sebab, yang dibubarkan adalah mereka yang sudah tidak aktif saja. Sementara yang masih bermasalah, tidak bisa dibubarkan begitu saja.

Dia menyebutkan, jumlah koperasi sampai sekarang yang terdapat di Kudus jumlahnya mencapai 526 koperasi. Jumlah tersebut juga ada yang dalam pengawasan khusus dari dinas karena memiliki masalah kepada anggota.

“Seperti koperasi yang bermasalah dengan lilitan hutang para anggotanya karena suatu hal, maka mereka tak bakal bubar sebelum bisa menyelesaikan permasalahan yang dihadapinya,” Katanya.

Menurutnya, jika koperasi yang masih bermasalah sampai dibubarkan, maka yang dirugikan adalah anggotanya. Sebab mereka dapat memanfaatkan dengan cuci tangan jika sampai koperasi bubar dengan menyisakan banyak masalah didalamnya. 

Yang paling parah lagi, adalah mereka yang bukan anggota diperbolehkan untuk menabung, hal itu sudah melanggar aturan dengan dilarang masuk selain anggota koperasi. Selain itu mereka yang nabung ke koperasi bakal makin rugi jika koperasi bubar sebelum uang nasabah kembali.

“Pengawasan kami lakukan ke semua koperasi. Pengawas yang kami tunjuk juga khusus, yaitu mereka yang sudah memiliki sertifikat ahli dari kementerian,” ucapnya.

Meski banyak yang diawasi, namun minat pembuatan koperasi juga masih tinggi. Seperti sekarang, yang terdapat dua koperasi baru yang tengah mengajukan legalitas izin.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar



Berita Terbaru

Budi Santoso, Difabel dari Banjarejo Grobogan yang Bikin Kaki Palsu dari Barang Bekas

8 September 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Budi Santoso, Difabel dari Banjarejo Grobogan yang Bikin Kaki Palsu dari Barang Bekas

Di Hadapan 900-an Mahasiswa Unisbank Ini yang Dilakukan Bupati Musthofa

30 Agustus 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Di Hadapan 900-an Mahasiswa Unisbank Ini yang Dilakukan Bupati Musthofa

KASKUS Kudus Half Marathon Bakal Pamerkan Keindahan Wisata Kota Kretek

24 Agustus 2017, Komentar Dinonaktifkan pada KASKUS Kudus Half Marathon Bakal Pamerkan Keindahan Wisata Kota Kretek

Ini Harapan Bupati Musthofa Pada Kader Siaga Trantib

23 Agustus 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Ini Harapan Bupati Musthofa Pada Kader Siaga Trantib

Bupati Kudus : Bidan Lulusan Akbid Harus Mampu Berkompetisi

23 Agustus 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Bupati Kudus : Bidan Lulusan Akbid Harus Mampu Berkompetisi
© Copyright 2015 Koran Muria - All Rights Reserved | Redaksi | Pedoman Media Siber DMCA.com Protection Status