Published On: Sun, Mar 26th, 2017

Hanya Jualan Cilok, Pria di Pati Ini Bisa Raup Rp 18 Juta Per Bulan

Hendra tengah melayani pembeli cilok di kawasan Alun-alun Pati. (KORAN MURIA / LISMANTO)

 
Koran Muria, Pati – Cilok yang lama dikenal sebagai jajanan ringan khas Bandung banyak dijual di berbagai daerah, termasuk Pati. Cilok dijual secara keliling hingga di tempat-tempat keramaian.

Kendati terkesan sepele, jualan cilok ternyata bisa meraup omzet yang sangat fantastis. Mahendra, misalnya. Pedagang cilok keliling asal Bandung ini mampu meraih omzet sekitar Rp 18 juta setiap bulannya.

Dia jualan cilok setiap hari, dari pagi hingga malam. Pagi hingga pukul 14.00 WIB, dia biasa beroperasi di wilayah Pasar Rogowangsan dan Puri. Setelah itu, dia jualan di kawasan Alun-alun Pati.

“Omzet setiap hari biasanya Rp 600 ribu. Jualan dari pagi hingga habis. Biasanya habis sekitar pukul 19.00 WIB. Saya jualan keliling secara tetap, baik di pasar-pasar maupun perkampungan. Kalau menjelang sore, mangkal di Alun-alun,” ucap Hendra kepada Koran Muria, Minggu (26/3/2017).

Mengagumkan, Bisnis Sepele di Purwodadi Ini Bisa Raup Untung Rp 2,5 Juta Per Hari

Dari omzet Rp 600 ribu setiap hari, Hendra mendapatkan keuntungan bersih Rp 150 ribu. Selebihnya, disetorkan kepada penyetor yang berpusat di Desa Tahunan, Jepara.

Pemilik usaha adalah Jaja Jamaludin. Dia biasa menyetorkan makanan cilok kepada para penjual. Tak main-main, produk colok buatan Jaja sudah terdaftar di Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara untuk memastikan produknya tidak berbahaya bagi kesehatan.

Hendra yang hanya jualan cilok mampu berpenghasilan Rp 4,5 juta setiap bulannya. Praktis, penghasilan penjual cilok keliling mengalahkan karyawan atau pegawai, jauh melebihi upah minimum kabupaten (UMK) Pati yang hanya berkisar Rp 1,4 juta per bulan.

Tak ayal, usaha di bidang makanan cilok ternyata sangat menggiurkan. Meski terkesan sepele dan kurang meyakinkan, jualan cilok ternyata mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah tiga kali lipat melebihi UMK Pati.

Editor : Ali Muntoha

About the Author

-