Published On: Sat, Apr 29th, 2017

Ini Alasan Kenapa Ikut Program Dana Pensiun Begitu Penting

ilustrasi

 

Koran Muria, Kudus – Perencanaan hari tua sangat penting untuk dilakukan. Para pekerja tak bisa hanya menggantungkan dana pensiun dari perusahaan, atau dari pemerintah bagi pegawai negeri. Karena jumlahnya terkadang sering tidak mencukupi.

Oleh karenanya Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Edy Setiady, menyarankan untuk mengikuti program dana pensiun. Caranya, dana atau penghasilan yang diperoleh semasa bekerja ditabungkan untuk keperluan di masa pensiun dan hari tua.

“Ada kebutuhan bagaimana mereka bisa memiliki kehidupan layak setelah pensiun,” katanya seperti dikutip dari Kompas.com.

OJK, kata dia, juga mendorong penyedia program dana pensiun untuk menawarkan berbagai manfaat yang dapat dinikmati masyarakat sejak sebelum memasuki masa pensiun. Sehingga, minat masyarakat untuk memanfaatkan produk dana pensiun kian besar.

“Ke depan, beberapa manfaat dan fasilitas peserta dana pensiun bisa dinikmati saat masih bekerja. Ini akan memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk menikmati manfaatnya sejak dini,” jelas Edy.

Edy menjelaskan, dana pensiun dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan pada masa pensiun. Ia memberi contoh adalah untuk perjalanan terkait ibadah keagamaan.

Namun, masyarakat yang bekerja di sektor informal tidak perlu juga berkecil hati lantaran tidak bisa menerima manfaat dana pensiun setelah tidak bekerja dan memasuki masa tua. Pemerintah sudah menyediakan layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Sementara itu, Deputi Komisioner Pengawas II Industri Keuangan Non Bank OJK Dumoly F Pardede menjelaskan, pekerja informal bisa memanfaatkan layanan BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga, manfaat pensiun tak hanya dinikmati para pekerja formal. “BPJS Ketenagakerjaan ada untuk pekerja mandiri dan pekerja informal,” tutur dia.

Meskipun demikian, masih perlu sosialisasi yang masif mengenai manfaat dana pensiun maupun BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya, baru sekitar 27 persen dari 50 juta tenaga kerja di Indonesia yang sadar akan pentingnya kesejahteraan pada masa pensiun.

Editor : Ali Muntoha

Sumber : kompas.com

About the Author

-