Diterbitkan pada: Sen, Jun 12th, 2017

Waspadai Kebiasaan Ngorok yang Bisa Mengancam Kesehatan Anda

Reporter:    /  @ 13:00:02  /  12 Juni 2017

Ilustrasi (shutterstock)

 
Koran Muria, Pati – Seseorang tidak akan pernah tahu punya kebiasaan ngorok saat tidur tanpa diberitahu orang lain. Bahkan, terkadang seseorang tidak sadar bila punya kebiasaan mengorok sepanjang malam.

Ahli kesehatan asal Pati, Lia Ningrum Purbosari menyarankan kepada setiap orang untuk bertanya kepada teman atau anggota keluarga apakah sering mengorok atau tidak saat tidur. Bila malu, dia menyarankan untuk tidak sungkan merekamnya saat tidur.

“Saya pernah menyarankan kepada orang yang tidak percaya bila dirinya mengorok setiap tidur. Saya minta dia merekam menggunakan voice pada gadget, ternyata dia mendengar sendiri dan percaya,” ucap Lia.

Ada satu alasan kenapa seseorang harus mengetahui dirinya punya kebiasaan mengorok atau tidak. Orang yang sering ngorok memiliki indikasi yang serius terkait dengan kesehatan.

Orang yang mendengkur secara berlebihan, bisa jadi gejala dari sleep apnea, yaitu sebuah kondisi di mana seseorang mengalami henti napas beberapa kali saat tidur. Kondisi itu yang menyebabkan sakit kepala pagi hari setelah bangun tidur.

“Selain sakit kepala setelah bangun tidur, sleep apnea menjadi penyebab seseorang sering mengantuk pada siang hari disebabkan otak kekurangan oksigen saat terjadi sleep apnea pada malam hari,” kata Lia.

Dampak serius yang bisa mengancam kesehatan dalam jangka panjang karena kebiasaan sleep apnea, di antaranya memicu tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan stroke. Bila tidak segera diatasi, sleep apnea bisa berakibat fatal pada kesehatan.

Selain kebiasaan mengorok, seseorang yang terkena gangguan sleep apnea bisa diketahui dengan tanda-tanda tenggorokan terasa berat dan sakit setelah bangun tidur. Terkadang, mereka masih merasa kelelahan kendati sudah tidur dalam waktu yang cukup.

Menurutnya, tidak ada yang bisa dilakukan seseorang dengan gangguan sleep apnea, kecuali melakukan olahraga teratur, minum air putih yang cukup, perbanyak makan sayur dan buah-buahan. Dia juga menyarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan medis.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar



Berita Terbaru

Tradisi Sowan Kiai Jadi Kunci Sukses Abdul Hadi Pimpin Warga Nahdliyin di Kudus

27 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Tradisi Sowan Kiai Jadi Kunci Sukses Abdul Hadi Pimpin Warga Nahdliyin di Kudus

Mbah Maimoen Zubair, Ulama Kharismatik Gudangnya Ilmu Pengetahuan

26 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Mbah Maimoen Zubair, Ulama Kharismatik Gudangnya Ilmu Pengetahuan

KH Sya’roni Achmadi, Kiai Tanpa Pesantren yang Selalu Dihormati

25 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada KH Sya’roni Achmadi, Kiai Tanpa Pesantren yang Selalu Dihormati

Ustaz Mushofa, Imam Termuda di Muda Masjid Agung Baitunnur Pati

24 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Ustaz Mushofa, Imam Termuda di Muda Masjid Agung Baitunnur Pati

Kelola Tingkat Stres, Sakit Kepala Bakal Kabur

23 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Kelola Tingkat Stres, Sakit Kepala Bakal Kabur
© Copyright 2015 Koran Muria - All Rights Reserved | Redaksi | Pedoman Media Siber DMCA.com Protection Status