Diterbitkan pada: Sab, Jun 17th, 2017

Buah dan Sayuran Ini Bisa jadi Sumber Vitamin C saat Sahur

Reporter:    /  @ 10:00:26  /  17 Juni 2017

Ilustrasi (Pixabay)

 

Koran Muria, Kudus – Kurangnya asupan makanan dan minuman saat sedang berpuasa, membuat kebutuhan gizi dan vitamin Anda tidak terpenuhi dengan baik. Salah satunya kebutuhan vitamin C untuk tubuh Anda.

Namun demikian, Anda masih bisa memenuhi kebutuhan vitamin C saat sahur.  Sebab, vitamin C atau asam askorbat merupakan salah satu bagian penting yang dibutuhkan tubuh. Vitamin C bermanfaat sebagai antioksidan yang bertugas melindungi kerusakan sel-sel tubuh akibat paparan radikal bebas.

Nah, berikut ini buah dan sayuran ini yang mengandung vitamin C yang bisa Anda masukkan ke dalam menu sahur Anda, seperti yang dilansir dari hellosehat.com.

Pepaya

Selain kandungan vitamin A yang tinggi pada buah pepaya, buah pepaya juga mengandung vitamin C. Kandungan vitamin C pada 157 gram buah pepaya bisa mencapai 95,7 mg. Manfaat lain dari buah pepaya adalah membantu melancarkan metabolisme pencernaan tubuh.

Apel

Kandungan vitamin C pada buah apel baik itu buah apel merah maupun buah apel hijau juga cukup tinggi. Kandungan vitamin C pada 100 gram buah apel adalah sebanyak 5 mg vitamin C. Anda bisa mengonsumsi buah apel untuk memenuhi kebutuhan vitamin C saat sahur. Anda bisa menyantap buah ini sebelum makan makanan utama saat sahur.

Jambu biji

Selain buah jeruk, salah satu buah yang menjadi sumber vitamin C adalah buah jambu biji. Kandungan vitamin C pada 100 gram jambu biji bisa mencapai 108 mg vitamin C. Kandungan vitamin C pada buah jambu biji bahkan lebih banyak dibandingkan kandungan vitamin C pada buah jeruk.

Kandungan vitamin C  pada buah jambu biji bermanfaat untuk menjaga sistem imun tubuh serta memiliki sifat sebagai zat anti inflamasi. Jika tidak suka memakannya secara langsung Anda bisa menjadikan buah ini sebagai jus.

Kubis

Meskipun banyak orang yang tidak menyukai kubis karena rasanya yang sedikit khas, namun kubis bisa membantu menjaga kesehatan tubuh, mengapa? Karena 100 gram kubis mengandung 92,6 mg vitamin C. Mengonsumsi kubis setiap hari bisa mencukupi kebutuhan serat sekitar 5 gram,  50 kalori dan 3,76 gram protein.

Brokoli

Brokoli memiliki bentuk seperti kembang kol namun berwarna hijau padat. Sayuran ini sering dimasak sebagai sup, bubur atau masakan lain. Dalam 100 gram brokoli ditemukan 49 mg kandungan vitamin C, 3 gram serat, 23 kalori dan 1,76 gram protein. Vitamin C dalam brokoli sangat baik untuk mencegah kanker dan sebagai agen antioksidan dalam tubuh.

Kembang kol

Kembang kol banyak bisa diolah menjadi berbagai jenis macam masakan. Selain rasanya yang lezat dan renyah, 100 gram brokoli mengandung 26 mg kandungan vitamin C. Kembang kol juga mengandung 2 gram serat, 12 kalori dan 1,23 gram protein. Vitamin C dalam kembang kol sangat baik untuk mendukung kesehatan tubuh, mempertahankan kekebalan tubuh dan melawan serangan bakteri dan kuman penyebab infeksi.

Paprika hijau

Paprika hijau memang tidak seterkenal paprika merah. Paprika hijau hanya disukai oleh beberapa orang sebagai campuran salad atau bumbu masakan. Namun ternyata paprika hijau memiliki kandungan nutrisi yang sangat penting untuk mendukung kesehatan tubuh. Dalam 50 gram paprika hijau ditemukan sekitar 56, 5 gram kandungan vitamin C, 1,6 gram serat, 13 kalori dan 0,52 protein. Kandungan semua nutrisi ini bisa membantu kebutuhan asupan tubuh setiap hari.

Strawberi

Strawberi merupakan salah satu jenis buah dari kelompok buah beri. Kandungan vitamin C pada 100 gram buah strawberi yaitu sebanyak 83 mg vitamin C. Kandungan vitamin C pada buah strawberi bermanfaat membantu mencegah radikal bebas, mencegah peradangan, serta mengurangi risiko penyakit kanker.

Markisa

Buah yang dapat memenuhi kebutuhan vitamin C saat sahur adalah buah markisa. Buah ini memiliki beberapa kandungan di antaranya vitamin C, serat, kalori, dan protein. Kandungan vitamin C pada 100 gram buah markisa adalah sebanyak 72 mg vitamin C.

Labu kuning

Labu kuning banyak disukai oleh orang tua karena memiliki rasa yang lembut, mengenyangkan dan bisa diolah menjadi berbagai macam olahan. Dalam 100 gram labu kuning ditemukan kandungan 23 mg vitamin C, labu juga mengandung serat hingga 2,1 gram, 23 kalori dan 1,23 gram protein. Kandungan vitamin C dalam buah labu kuning juga berperan untuk melawan radikal bebas, mencegah kanker dan mengurangi resiko efek penuaan dini.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar



Berita Terbaru

Tradisi Sowan Kiai Jadi Kunci Sukses Abdul Hadi Pimpin Warga Nahdliyin di Kudus

27 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Tradisi Sowan Kiai Jadi Kunci Sukses Abdul Hadi Pimpin Warga Nahdliyin di Kudus

Mbah Maimoen Zubair, Ulama Kharismatik Gudangnya Ilmu Pengetahuan

26 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Mbah Maimoen Zubair, Ulama Kharismatik Gudangnya Ilmu Pengetahuan

KH Sya’roni Achmadi, Kiai Tanpa Pesantren yang Selalu Dihormati

25 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada KH Sya’roni Achmadi, Kiai Tanpa Pesantren yang Selalu Dihormati

Ustaz Mushofa, Imam Termuda di Muda Masjid Agung Baitunnur Pati

24 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Ustaz Mushofa, Imam Termuda di Muda Masjid Agung Baitunnur Pati

Kelola Tingkat Stres, Sakit Kepala Bakal Kabur

23 Juni 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Kelola Tingkat Stres, Sakit Kepala Bakal Kabur
© Copyright 2015 Koran Muria - All Rights Reserved | Redaksi | Pedoman Media Siber DMCA.com Protection Status