Diterbitkan pada: Sel, Jun 27th, 2017

Tradisi Sowan Kiai Jadi Kunci Sukses Abdul Hadi Pimpin Warga Nahdliyin di Kudus

Reporter:    /  @ 09:00:35  /  27 Juni 2017

 

Ketua PCNU Kudus Abdul Hadi. (KORAN MURIA/FAISOL HADI)

 

Koran Muria, Kudus – Memimpin sebuah organisasi massa keagamaan bukanlah hal yang mudah. Apalagi, massa tersebut memiliki anggota yang banyak dengan militansi tinggi. Ada kalanya ia terjatuh dan tertatih untuk tetap utuh.

Karenanya ada banyak pemimpin ormas keagamaan yang memiliki kiat khusus untuk tetap besar. Satu di antaranya adalah Ketua PCNU Kudus Abdul Hadi.

Kepada Koran Muria, pria yang kini memasuki usia 60 tahun itu mengatakan, semenjak diberi amanah sebagai ketua NU, ia tak pernah lupa sowan ke para ulama dan kiai. Bagi dia, ulama adalah pelita yang bisa membuat umat beragama bersatu padu.

Atas hal itu, ia selalu menyempatkan diri untuk berkunjung dan bertukar pikiran. Bahkan, rutinitas tersebut menjadi hal wajib yang tak boleh ditinggalkan.

”Kami ini jam’iyah NU. Jadi kami mengikuti apa yang dibilang oleh kiai dan ulama. Maka dari itu, kami meminta pertimbangan beliau-beliau dalam hal apapun. Pasti kami datangi,” katanya belum lama ini.

Sejumlah kiai dan ulama yang tak luput dari sowan adalah KH Sya’roni Ahmadi beserta putra-putranya. Dalam sowan yang dilakukan, lebih banyak dirinya langsung yang ikut meskipun terkadang pengurus lainya.

Dia mencontohkan, seperti halnya dalam wacana adanya sekolah yang dilaksanakan dari enam hari jadi lima hari. Sebagai Ketua PCNU, ia pun melakukan komunikasi dengan para ulama dan kiai Kudus. Hasil dari konsultasi yang dilakukan, barulah dijadikan bahan pertemuan dikalangan pengurus NU Kudus.

”Kalau hasil kemarin dari para kiai tidak sepakat dengan adanya sekolah lima hari. Karena bagi yang libur Ahad, pas Jumat nanti jumatannya dimana? Padahal jumlah siswanya banyak. Selain itu, nasib sekolah diniyah juga perlu diperjuangkan tetap lanjut. Jika sampai sekolah lima hari sampai sore, para siswa diniyah bakal hilang,” ungkap pria empat anak dan tiga cucu itu.

Padahal, lanjut warga Desa Pasuruan Lor itu, sebagai organisasi yang mengacu agama, sekolah diniyah merupakan pondasi awal kehidupan. Sehingga, keberataan sekolah beragama seperti sekolah diniyah tak bisa dihilangkan. Bekal itulah yang dijadikan para pengurus dalam pertemuan.

Pertemuan yang dimaksud adalah pertemuan rutin pengurus. Yang mana dilaksanakan Setiap pekan sekali, Setiap bulan sekali dan selapan sekali. Bekal bekal dan pendapat dari kiai dibawa dalam pertemuan, dan apa yang disampaikan selalu mendominasi hasil.

”Dengan cara demikian membuat kami lebih nyaman. Jadi arahan para kiai dan ulama dirapatkan, dan kemudian didukung menjadi sebuah hasil pertemuan,” imbuh lulusan S2 UNS Jurusan manajemen pendidikan.

Dalam menggeluti dunia hijau, bukanlah nama baru bagi Abdul Hadi. Sebelum menjabat ketua NU Kudus 2014 lalu, dia sudah menjabat sebagai sekretaris PCNU Kudus selama 20 tahun. Waktu yang lama sebagai sekretaris itu bukanlah hal yang gampang dilalui selama ini.

“Dari beberapa ketua NU yang sudah-sudah. mereka selalu ingin saya jadi sekretaris. Padahal saya menginginkan yang lain saja, namun kembali saya yang dipercaya. Dulu malahan belum ada komputer dan masih mesin ketik, jadi harus sabar,” ucapnya.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar



Berita Terbaru

Juni, Pertumbuhan Kredit Perbankan Melambat

4 Agustus 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Juni, Pertumbuhan Kredit Perbankan Melambat

5 Ramuan Alami Ini Ampuh Usir Flek Hitam dari Wajah

4 Agustus 2017, Komentar Dinonaktifkan pada 5 Ramuan Alami Ini Ampuh Usir Flek Hitam dari Wajah

Tak Perlu Ragu Kehalalan Vaksin Campak-Rubella

4 Agustus 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Tak Perlu Ragu Kehalalan Vaksin Campak-Rubella

Hadiah Rp 200 Juta yang Bisa Artikan Tiap Huruf Misterius di Tempurung Kura-kura Ini

3 Agustus 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Hadiah Rp 200 Juta yang Bisa Artikan Tiap Huruf Misterius di Tempurung Kura-kura Ini

Ramuan Jus Wortel dan Kuning Telur Ini Bisa Bikin Mr P Tak Cepat Nglokro

3 Agustus 2017, Komentar Dinonaktifkan pada Ramuan Jus Wortel dan Kuning Telur Ini Bisa Bikin Mr P Tak Cepat Nglokro
© Copyright 2015 Koran Muria - All Rights Reserved | Redaksi | Pedoman Media Siber DMCA.com Protection Status