Published On: Thu, Jul 6th, 2017

Bukannya Bodoh, Orang Pelupa Ternyata Bertambah Pintar

menshealth.com

 

Koran Muria, Kudus – Banyak yang menganggap orang yang sering lupa, merupakan orang bodoh, bahkan dianggap kurang cerdas. Padahal berdasarkan penelitian, ternyata kebalikanya. Orang yang melupakan sesuatu justru menandakan seseornag itu bertambah pintar.

Penelitian ini dilakukan Blake Richard dan Paul Frankland dari dari University of Toronto, Kanada, yang dipublikasikan di jurnal Neuron volume 94. Jurnal ini terbit pada 21 Juni 2017 lalu. Dalam riset itu disebut, melupakan sesuatu dalam taraf tertentu adalah sehat dan membuat lebih pintar.

Penjelasannya, otak dirancang untuk tidak membiarkan terjadinya kelebihan penyimpanan informasi. Dilansir dari Science Alert, peneliti menyebut, ingatan seseorang tidak diharapkan untuk mengantarkan informasi yang akurat, namun informasi yang berguna dalam pembuatan keputusan cerdas pada masa depan.

“Merupakan hal penting bagi otak untuk melupakan detail tidak relevan sehingga dapat fokus pada seseuatu yang tengah berjalan untuk membantu membuat keputusan di dunia nyata,” kata Blake Richards, dikutip dari Kompas.com.

Kedua peneliti itu menemukan bukti pelemahan koneksi sinapsis saraf secara perlahan serta tanda adanya neuron baru yang menimpa ingatan lama. “Kami menemukan cukup bukti dari penetitian belakangan ini bahwa ada mekanisme yang mendorong kehilangan ingatan,” kata Frankland.

Ada dua alasan, kenapa otak melupakan sebagain ingatan yang dimiliki manusia. Alasan pertama, ini dapat membantu manusia dalam menyesuaikan situasi baru. dengan melepaskan beberapa ingatan yang tidak dibutuhkan. Kedua, lupa membuat manusia mengeneralisasi masa lalu untuk membuat keputusan. Dalam konsep kecerdasan buatan, kondisi itu disebut dengan regularisasi.

“Jika Anda mencoba untuk menavigasi dunia dan otak anda secara konstan membawa berbagai memori yang saling bertabrakan, akan lebih sulit bagi anda membuat keputuan yang tepat,” kata Richards.

Jumlah ingatan yang dilupakan akan bergantung pada seberapa cepat perubahan lingkungan di sekitar. Semakin cepat lingkungan berubah, semakin cepat otak melupakan ingatan masa lalu.

Editor : Ali Muntoha

About the Author