Published On: Fri, Jul 7th, 2017

Tak Perlu Khawatir, Makan Tempe Tak Bikin Pria Susah Punya Anak

blogalami.com

 

Koran Muria, Kudus – Banyak kabar yang menyebut laki-laki yang kebanyakan makan tempe akan berdampak pada kemampuannya untuk mempunyai anak. Banyak yang bilang jika tempe bisa membuat seorang pria sulit punya anak.

Menurut isu, kandungan isoflavon pada kedelai dapat mengecilkan kelenjar kelamin pada anak laki-laki dan menurunkan jumlah sperma pada pria, karena memiliki sifat seperti hormon estrogen ketika dikonsumsi. Namun kabar itu terbantah dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Beaton, et al., 2010.

Dikutip dari buku Buka Fakta! 101 Mitos Kesehatan karangan Nutrifood Research Center disebutkan Kesehatan karangan Nutrifood Research Center kualitas sperma pada pria yang mengonsumsi protein kedelai yang mengandung isoflavon tinggi (61,7 mg isoflavon/hari) tidak berbeda dengan pria yang mengonsumsi susu sapi.

Selain itu, taka da bukti historis tentang masalah reproduksi masyarakat di Tiongkok dan Jepang, sebagai konsumen kedelai tertinggi di dunia.

Dibanding kedelai murni, tempe juga dianggap lebih aman, karena merupakan produk kedelai fermentasi. Penelitian yang dipublikasikan di Journal of American Dietetic Association membuktikan bahwa fermentasi memang menurunkan kadar isoflavon dalam kedelai dan mengubah jenisnya.

Tapi baik isoflavon dalam kedelai maupun dalam tempe tidak berbahaya bagi tubuh. Kedelai bahkan memiliki banyak manfaat sehat untuk tubuh.

Kandungan isoflavon di dalam produk kedelai berbeda-beda, seperti di dalam tahu mengandung isoflavon sebanyak 30 mg/100 gram, di dalam tempe mengandung isoflavon sebanyak 50 mg/100 gram, sedangkan di dalam susu kedelai mengandung isoflavon sebanyak 10 mg/100 gram.

Di Asia konsumsinya bervariasi antara 30-200 mg/hari dan paling tinggi dikonsumsi oleh masyarakat Jepang yaitu 200 mg/hari, sedangkan anjuran asupannya sebesar 50-90 mg/hari. Tapi tidak ada efek yang timbul jika dikonsumsi berlebih misalnya lebih dari 200 mg/ hari.

Selain isoflavon, di dalam kedelai terkandung 40 persen protein yang terdiri dari asam lemak esensial dengan daya cerna yang sangat baik, 15 persen oligosakarida dan monosakarida, 15 persen serat, 20 persen lemak yang sebagian besar terdiri dari asam lemak tak jenuh dan 10 persen adalah bahan lainnya.

Editor : Ali Muntoha

Sumber : CNN Indonesia

About the Author