Published On: Wed, Jul 12th, 2017

Soni Setiawan, Miliarder Muda Asal Pati dengan Omzet Rp 1,8 Miliar Sebulan

 

Azis Soni Setiawan, pengusaha muda asal Karaban, Gabus, Pati. (KORAN MURIA/LISMANTO)

 

Koran Muria, Pati – Azis Soni Setiawan (26), pengusaha muda asal Desa Karaban, Kecamatan Gabus, Pati sukses mengembangkan usahanya hingga beromzet Rp 1,8 miliar sebulan.

Pria kelahiran 3 Desember 1990 ini menekuni usaha di bidang tekstil sejak 2009. Beragam produk yang ia jual, antara lain korden, kelambu, bantal, seprai, kasur, dan berbagai perlengkapan rumah tangga.

Tak tanggung-tanggung, semua produk dia jual di luar Jawa. Jatuh-bangun dalam merintis karier sudah ia alami. Berbagai kegagalan pun sempat menimpanya.

Namun, Soni tatap gigih dan terus memperjuangkan masa depannya. Usahanya tidak sia-sia. Meski saat ini masih lajang, tetapi penghasilannya sudah miliaran.

“Dalam usaha, jatuh-bangun itu sudah biasa. Asal kita punya kemantapan, keyakinan dan keuletan, pasti akan bangkit lagi. Jangan sampai kita menyerah,” kata Soni kepada Koran Muria, Selasa (11/7/2017).

Tak hanya itu, milyarder muda ini ternyata punya prinsip yang tidak biasa. Bila biasanya seorang bos mengatur karyawannya, Soni justru kerap menyaring ide-ide dari karyawan.

Selain harus bisa ngemong karyawan, Soni tidak sungkan untuk nurut dengan karyawan. Menurutnya, banyak ide-ide dari karyawan yang tidak bisa disepelekan, sehingga ikut berkontribusi terhadap perkembangan usahanya.

Azis Soni Setiawan, pengusaha muda asal Karaban, Gabus, Pati. (KORAN MURIA/LISMANTO)

“Ide-ide dari karyawan yang baik harus dipertimbangkan demi kemajuan usaha. Terlebih, kalau hubungan kita dengan karyawan baik, mereka akan mendoakan sehingga usaha kita ikut lancar,” ucap Soni.

Berbekal keuletan dan kesabaran, Soni saat ini memiliki sekitar 60 karyawan. Mereka ada yang bekerja di bagian pemotongan bahan baku, packing, menjahit, hingga pemasaran.

Dia sadar, usaha pasti ada tidak lakunya, ada sepi juga ada ramai. Namun, dia mengaku ikhlas dan tetap fokus menekuni sehingga jalan pasti ditemukan.

“Intinya, usahanya yakin, tekun, ulet. Jangan gampang menyerah dan putus asa. Ini bukan kalimat yang ada di teks motivasi saja, tapi benar-benar saya alami,” imbuh alumni SMK Tunas Harapan ini.

Selain sibuk dengan usahanya, Soni aktif sebagai anggota dalam organisasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Pati. Dia berharap, ada pengusaha-pengusaha muda yang muncul dari Pati untuk membangun daerahnya.

Editor: Supriyadi

About the Author

-