Published On: Fri, Jul 14th, 2017

Jual Nanas Madu, 2 Pemuda Pati Raup Rp 3,5 Juta Tiap Pekan

Azhari (kiri) dan Qohar saat mengupas nanas untuk pembeli. (KORAN MURIA/EDY SUTRIYONO)

 

Koran Muria, Rembang – Dunia dagang memang selalu memberikan angin segar bagi para pekerja keras. Buktinya, dua pemuda asal Kabupaten Pati ini. Keduanya berhasil meniti karir dengan mendapat gaji melebihi para pekerja kantoran. Padahal jualannya hanya nanas madu.

Dua pemuda tersebut adalah Qohar dan Azhari. Mereka berasal dari desa yang sama, yakni Desa/Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati.

Ditemui di jalan Pemuda Rembang, baik Qohar dan Azhari sedang sibuk mengupas nanas madu. Mereka tak kenal lelah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Dengan pelayanan itulah mereka bisa menjual ratusan nanas madu dan mendapat omzet hingga Rp 3,5 juta dalam sepekan

Pendapatan itu didapat dari penjualan sebanyak 280 buah nanas. Tiap satu biji nanas madu yang dijual dibanderol dengan harga Rp 12.500.

Qohar mengatakan, untuk penjualannya sendiri setiap hari bisa menghabiskan sekitar 40 buah nanas. Artinya dalam satu hari, ia berhasil mengantongi uang Rp 500 ribu.

“Kalau ditotal, dalam seminggu kami bisa menjual 280 biji dengan pendapatan kotor Rp 3.500.000,” paparnya.

Hanya saja, setiap seminggu dua kali ia harus menyetorkan hasil penjualannya ke bosnya yang ada di Pati.

“Setiap dua kali dalam seminggu, kita menyetorkan ke bos sebesar Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta sekali setor tergantung pendapatan. Sisanya buat kita sebagai penjual,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, pendapatan itu juga terkadang naik turun. Sehingga nominal yang disetorkan ke pemasok barang (nanas) juga naik turun.

“Intinya, yang kita setorkan juga tergantung dari hasil penjualannya. Dan Alhamdulillah saat ini di Rembang juga bisa berjalan lancar,” ungkapnya.

Sementara itu, saat ditanya mengapa berjualan di Rembang, ia mengutarakan bahwa penjualan nanas madu di Pati sudah ada pesaingnya.

“Di Pati, Kudus sudah ada. Jadi kita pilih Rembang ini sebagai tempat berjualan kita. Dan Al Hamdulillah bisa berjalan lancar,” ucapnya.

Editor: Supriyadi

About the Author

-