Published On: Sat, Nov 25th, 2017

Kian Mudah, Saatnya Bikin Sendiri KTP Milikmu

Seorang warga melakukan perekaman e-KTP di Kantor Disdukcapil Kudus. (Disdukcapil Kudus)

 

Koran Muria, Kudus – Kemudahan dalam membuat dokumen administrasi kependudukan (adminduk), sudah dibuktikan di Kabupaten Kudus. Warganya bisa ”melayani” diri sendiri dalam pembuatan adminduk.

Salah satunya adalah pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik. Melalui aplikasi yang sudah dibuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus, warga sekarang bisa dengan mudah membuat KTP mereka sendiri.

Ya, Disdukcapil Kudus menyediakan layanan kependudukan secara online melalui aplikasi, yang bisa dimanfaatkan warga. ”Kita istilahkan bahwa loket pelayanan itu ada di tangan warga sendiri. Melalui aplikasi Simamat misalnya, warga sudah bisa memenuhi kebutuhan untuk membuat dokumen adminduk mereka,” terang Kepala Disdukcapil Kudus Hendro Martoyo melalui Sekretaris Dinas Putut Winarno.

Aplikasi yang bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kudus tersebut, dinilai akan memangkas sejumlah hal yang bisa ditemui dalam pembuatan dokumen adminduk. Misalnya saja warga tidak perlu antre di loket, kemudian juga memangkas biaya karena semua dilakukan secara online.

”Kenapa memangkas biaya, karena misalnya saja warga yang tinggal cukup jauh dari kantor Disdukcapil, tidak perlu datang ke kantor. Cukup menggunakan aplikasi, semua bisa dilayani. Berarti menghemat ongkos transportasi. Dan tentunya waktu mereka tidak akan terbuang, sehingga bisa melaksanakan aktivitas lainnya,” paparnya.

Pengurusan adminduk adalah sebuah hal yang harus dilakukan warga negara. Pemerintah kemudian membuatnya semakin mudah. Pelayanan adminduk sudah diamanatkan dalam undang-undang, peraturan presiden, hingga surat edaran menteri.

Hal itu tertuang pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Nomor 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei 2016, menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Kependudukan. Semua demi melaksanakan Undang-Undang Nomor 23/2006 dan Undang-Undang Nomor 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan.

Sejauh ini, masyarakat dinilai sangat antusias terhadap layanan kependudukan secara online ini. Sudah banyak yang kemudian yang memanfaatkan permohonan data kependudukan secara online.

Salah satu layanan lainnya yang menjadi primadona adalah layanan permohonan data kependudukan melalui aplikasi mengobrol WhatsApp (WA). Ini adalah layanan yang melibatkan camat dan kepala desa (kades) di seluruh Kabupaten Kudus. Melalui aplikasi tersebut, kepala desa bisa membantu warganya yang hendak mengurus akta kematian, akta kelahiran, serta perubahan kartu keluarga.

Putut mengatakan, pelayanan kependudukan secara online tersebut, memang merupakan strategi yang diterapkan dinas. Dan memang sudah disiapkan petugas khusus yang memantau pengajuan permohonan melalui aplikasi yang ada.  ”Jika verifikasi tidak ada masalah dengan persyaratan, selanjutnya permohonan warga tersebut diproses. Jika sudah jadi, akan diinformasikan kepada pemohon,” ujarnya.

Editor: Supriyadi

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>