Published On: Mon, Nov 27th, 2017

Sinergitas Kades dengan Disdukcapil Kudus Bikin Pelayanan Semakin Memuaskan

Kepala Disdukcapil Kudus, Hendro Martoyo. (Koran Muria)

Koran Muria, Kudus – Pemkab Kudus membangun sinergitas yang bagus antara perangkat dengan warga dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus membuat pelayanan semakin memuaskan.

Salah satunya dalam pengurusan dokumen administrasi kependudukan (adminduk).

Warga diberikan kemudahan untuk pengurusan adminduk mereka, melalui kadesnya, yang kemudian meneruskan kepada pihak Disdukcapil Kudus.

Hasilnya, warga mendapatkan layanan yang diinginkan, kades bisa membantu warganya secara maksimal, sedangkan Disdukcapil bisa menjalankan fungsinya memvalidasi data adminduk warga.

Kepala Disdukcapil Kudus Hendro Martoyo melalui Sekretaris Dinas Putut Winarno mengatakan, para kades di Kudus memang tergabung dalam grup WhatsApp (WA) yang dibuat oleh Disdukcapil.

”Di grup itu juga ada camatnya. Di mana grup itu sendiri dibuat khusus untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat terkait adminduk ini. Warga cukup datang ke desa untuk mengajukan permohonan adminduk mereka, dan kades yang akan meneruskan kepada kami melalui grup WA. Dan kami akan langsung memverifikasi dan memprosesnya,” paparnya.

Putut menyontohkan kepala Desa Loram Kulon. Sang kades membantu warganya mengurus adminduk. Nah, sang kades mendapatkan paket 3 in 1 Disdukcapil Kudus.

”Dalam sekali pengurusan, pak kades bisa mendapatkan 3 jenis pelayanan, dengan hasil 5 produk dokumen. Yakini 2 kartu keluarga (KK), 1 akta kelahiran, 2 Surat Keterangan pengganti KTP elektronik. Dan setelah jadi, diserahkan langsung kepada warganya,” terangnya.

Contoh di atas adalah bagaimana mudahnya sekarang ini memproses dokumen adminduk. Kemudahan ini memang sudah diamanatkan dalam undang-undang, peraturan presiden, hingga surat edaran menteri. Hal itu tertuang pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Nomor 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei 2016, menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Kependudukan. Semua demi melaksanakan Undang-Undang Nomor 23/2006 dan Undang-Undang Nomor 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan.

Kades, disebut Putut, sangat terbantu dengan layanan ini. Mereka semakin mudah juga dalam melayani warganya. Setiap kepala desa sudah menyadari tugasnya dalam melayani masyarakat.

”Dengan adanya hal-hal seperti ini, kita bersama-sama sudah mewujudkan Nawacita Presiden, dengan menghadirkan negara di tengah masyarakat. Bahkan kita hadirkan langsung di rumahnya warga,” imbuhnya.

Editor : Ali Muntoha

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>