Published On: Sat, Feb 20th, 2016
Kudus | By

Sarjana NU dan Polres Kudus Jalin Sinergitas Tangkap Penyakit Masyarakat

Perwakilan ISNU Kudus bersama Kasat Binmas Polres Kudus AKP Rahmawaty Tumulo, usai pertemuan yang membahas upaya menangkap penyakit masyarakat. (ISTIMEWA)

Perwakilan ISNU Kudus bersama Kasat Binmas Polres Kudus AKP Rahmawaty Tumulo, usai pertemuan yang membahas upaya menangkap penyakit masyarakat. (ISTIMEWA)

Koran Muria, Kudus – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Cabang Kudus dan Polres Kudus melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas), bersinergi berkomitmen menangkal penyakit masyarakat (Pekat) dan gerakan radikal bersama-sama di wilayah ini.

Komitmen itu mencuat dalam pertemuan antara ISNU yang terdiri atas Kisbiyanto, Nur Said, Moh Rosyid, Siti Malaiha Dewi, Rosidi, dan Anas Marzuki, dengan Kasat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Kudus AKP Rahmawaty Tumulo, di Mapolres Kudus, belum lama ini.

AKP Rahmawaty menyambut baik sinergi antara pihaknya dengan ISNU Kudus, karena banyak kegiatan yang menurutnya perlu mendapatkan dukungan banyak pihak.

”Setiap bulan kami ada kegiatan pembinaan masyarakat sampai di kalangan bawah. Jika ISNU menyatakan siap bersinergi dan mendukung, maka kami sangat senang sekali dan mengapresiasinya,” ungkapnya.

Di depan perwakilan pengurus ISNU Cabang Kudus, Rahmawaty juga mengemukakan berbagai penyuluhan yang dilakukan Satuan Binmas, yang meliputi banyak hal. Antara lain penyuluhan bahaya narkoba, free seks, waspada gerakan radikal, dan ketertiban masyarakat.

”Media yang kami pergunakan untuk melakukan penyuluhan juga beragam. Bisa dengan mendatangi langsung ke rumah-rumah, dengan mengumpulkan warga di suatu tempat, melalui Waroeng Kopi Pembinaan Masyarakat (Warkop Binmas), dan juga memiliki grup rebana yang siap diundang untuk tampil secara sukarela atau gratis,” terangnya.

Sedangkan Ketua ISNU Cabang Kudus Kisbiyanto mengutarakan, pihaknya dan jajaran pengurus ISNU, siap mendukung berbagai kegiatan tersebut. Ini dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), melalui berbagai program yang telah disiapkan.

”Di ISNU ini banyak SDM (sumber daya manusia) yang siap mendukung kegiatan-kegiatan sosialisasi, atau penyuluhan yang dilakukan Binmas. Sebab, ISNU itu SDM-nya kebanyakan banyak dari kalangan akademisi. Baik dari STAIN Kudus, Universitas Muria Kudus (UMK), Akbid Muslimat NU Kudus, dan lainnya. Sehingga kami siap membantu,” imbuhnya.

Editor: Merie

About the Author

-