Published On: Fri, Apr 1st, 2016

Rumah Sakit Baru di Rembang Ini Fokus Jadi Spesialis Bedah Tulang

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat meletakkan batu pertama pembangunan RS Bhina Bhakti Husada, Jumat (1/4/2016). (KORAN MURIA / AHMAD WAKID)

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat meletakkan batu pertama pembangunan RS Bhina Bhakti Husada, Jumat (1/4/2016). (KORAN MURIA / AHMAD WAKID)

Koran Muria, Rembang – Satu rumah sakit baru di Kabupaten Rembang, kembali didirikan. Jumat (1/4/2016) pagi tadi dilakukan gound breaking pendirian Rumah Sakit Bhina Bhakti Husada, Rembang. Rumah sakit baru ini nantinya, akan konsentrasi terhadap pelayanan bedah tulang.

Hal ini diambil lantaran tingkat kecelakaan di Rembang cukup besar, sehingga kebutuhan pelayanan bedah tulang sangat tinggi. Sementara di Rembang masih belum ada rumah sakit yang cukup mumpuni untuk pelayanan ini

Komisaris Utama PT Bhina Raharja Husada, Adna Tukiman menjelaskan, visi utama pembangunan rumah sakit itu, adalah untuk ikut mengembangkan pembangunan kesehatan di Rembang. Ia menilai, Rembang masih tertinggal di banding Kabupaten lainnya di bidang kesehatan.

Dijelaskan olehnya, sebagai langkah awal RS Bhina Bhakti Husada akan berkonsentrasi untuk pelayanan bedah tulang. “Hal ini dikarenakan angka kecelakaan lalulintas di Kabupaten Rembang termasuk tinggi. Sehingga nantinya pasien tidak perlu jauh-jauh ke Solo, atau daerah lain untuk melakukan bedah tulang,” katanya.

Proses peletakan batu pertama dilakukan Bupati Rembang Abdul Hafidz. Dalam kesempatan itu, Hafidz meminta meminta agar rumah sakit baru ini tidak hanya profit oriented, namun juga memiliki oreintasi sosial. Ia juga mengaku gembira karena pada bulan kemarin, juga melakukan hal serupa untuk pembangunan rumah sakit di Tasiksono Kecamatan Lasem.

Hafidz berharap, agar keberadaan rumah sakit baru mampu menarik warga Rembang yang selama ini berobat ke luar kabupaten. Selain itu, ia juga berharap agar warga luar daerah datang berobat ke wilayah Rembang.

“Diharapkan dengan berdirinya rumah sakit baru di Rembang, tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sendiri. Namun juga warga luar Rembang, agar datang berobat ke Rembang. Sehingga uang yang berputar di Kabupaten Rembang semakin besar,” tandasnya.

Editor : Ali Muntoha

About the Author

-