Published On: Thu, Apr 14th, 2016

Ayem, TPQ dan Madin di Grobogan Masih Terima Bantuan dari Pemerintah

Kabag Kesra Pemkab Grobogan Moh Arifin menyampaikan pengarahan bansos untuk lembaga pendidikan keagamaan nonformal. (KORAN MURIA / DANI AGUS)

Kabag Kesra Pemkab Grobogan Moh Arifin menyampaikan pengarahan bansos untuk lembaga pendidikan keagamaan nonformal. (KORAN MURIA / DANI AGUS)

Koran Muria, Grobogan – Pengurus lembaga pendidikan keagamaan nonformal seperti TPQ, madrasah diniyah (madin) maupun pondok pesantren, tahun ini masih bisa ayem. Karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan, masih mengucurkan bantuan untuk operasional lembaga-lembaga tersebut.

Tak hanya madin, TPQ dan ponpes saja, sekolah Minggu, juga mendapat bantuan serupa dari pemkab. Namun bantuan itu tak dikucurkan dalam bentuk hibah seperti tahun-tahun sebelumnya, melainkan dalam bentuk bantuan sosial (bansos).

Karena sesuai aturan baru dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) lembaga yang mendapat kucuran dana hibah harus berbadan hukum. Sementara banyak lembaga pendidikan keagamaan nonformal yang belum berbadan hukum.

Kabag Kesra Pemkab Grobogan, moh Aridin mengatakan, tahun 2016 ini ada 2.134 lembaga pendidikan keagamaan nonformal yang mendapat bantuan dari pemkab. Setiap lembaga mendapat kucuran dana mulai dari Rp 750 ribu sampai Rp 5 juta. Hal ini tergantung dari jumlah guru dan muridnya.

“Bantuan ini memang kami salurkan untuk lembaga pendidikan keagamaan nonformal. Seperti madin, ponpes, TPQ dan sekolah Minggu. Oleh lembaga penerina, bantuan ini nantinya akan diberikan pada guru pengajar di situ,” katanya usai membuka sosialisasi tentang bantuan sosial untuk lembaga pendidikan keagamaan.

Menurutnya, tahun sebelumnya, bantuan itu disalurkan dalam bentuk dana hibah. Tetapi, sekarang bentuknya berupa bantuan sosial.

Jika berbentuk dana hibah maka penyaluran akan terbentur pada peraturan yang berlaku. Dimana, penerima dana hibah harus punya badan hukum. Kemudian, penyaluran dana hibah tidak boleh dilakukan tiap tahun secara berurutan.

Ia menyatakan, saat ini, lembaga calon penerima bantuan tengah diminta menyiapkan berkas dan dokumen untuk pencairan dana tersebut. Setelah proses administrasi rampung, dana bantuan akan ditransfer ke rekening lembaga penerima.

Editor : Ali Muntoha

About the Author

-