Published On: Wed, Feb 15th, 2017
Jepara | By

Ahmad Marzuqi – Dian Kristiandi Klaim Menang dengan Selisih 12 Ribu Suara di Pilkada Jepara

Calon Bupati Nomor urut 2 Ahmad Marzuqi saat memberikan suaranya di Pilkada Jepara, Rabu (15/2/2017). (KORAN MURIA/EDY SUTRIYONO)

 

Koran Muria, Jepara – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jepara nomor 2 Ahmad Marzuqi – Dian Kristiandi mengklaim unggul sekitar 12 ribu suara. Hasil itu didapatkan dari penghitungan cepat sementara yang dilakukan tim susksesnya.

Keunggulan paslon nomor 2 tersebut disebut terdapat di tujuh kecamatan. Sedangkan di sembilan kecamatan dikuasai oleh paslon Nomor 1 Subroto Nur Yahman.

Salah satu tim sukses Paslon nomor 1 Ahmad Marzuqi Dian Kristiandi Setyo Budi mengatakan, sesuai dengan informasi C1, dan kerja keras saksi saksi, PAC dan lainnya, paslon ini bisa unggul selisih sekitar 12 ribuan se Jepara.

“Untuk keunggulan itu yakni di Kecamatan Bangsri, Mlonggo, Pakis Aji, Kembang, Kota, Kalinyamatan dan Batealit. Sedangkan yang ke 9 kecamatan lainnya seperti halnya Nalumsari, Keling, Kedung, Karimunjawa, Mayong, Welahan, Cangaan, Donorojo dan Tahunan kita kalah,” paparnya.

Dari informasi yang di lapangan, perolehan sementara Ahmad Marzuqi Dian Kristiandi sebanyak 300.392. Sedangkan paslon nomor 1 Subroto Nur Yahman mendapatkan suara sebanyak 288.131 suara.

”Intinya kita unggul sekitar 12 ribuan. Dan itupun masih sementara. Sehingga kita belum berani mendeklarasikannya,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu tim sukses paslon nomor 1 yang tidak menyebutkan namanya mengutarakan bahwa, itukan hasil sementara. Yang penting dari KPU nanti.

“Sana sudah pada pawai (Bangsri),” ucap singkatnya di Posko pemenangan Paslon Subroto Nur Yahman di Jalan Pemuda Jepara.

Sementara itu, saat diwawancarai MuriaNewsCom seusai mencoblos di TPS 4 Langon Tahunan Calon Bupati Subroto mengatakan, ya apapun hasilnya akan diterima dengan bijak.

“Akan kembali ke semula. Apakah itu menjadi Dozen, Pengusaha dan lainnya. Tentunya akan selalu mengabdi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Terpisah, Komisioner KPU Jepara Subchan Zuhri mengatakan, kalau masalah mengklaim kemenangan itu hak paslon.”Sebab mereka juga mempunyai sistem dan penhitungan cepat sendiri sendiri. Akan tetapi yang paling inti yakni pihak KPU akan melakukan rekapitulasi ringkat kabupaten pada tanggal 22 hingga 24 Februari 2017 mendatang,” ucapnya.

Sementara itu, saat ditanya mengenai sengketa pilkada yang akan terjadi kedepannya, ia mengemukakan bahwa setiap paslon mempunyai hak.

“Kalau ada sengketa ya pastinya ada mekanisme yang mengaturnya untuk menyelesaikannya,” pungkasnya.

Editor: Supriyadi

About the Author

-