Published On: Tue, Feb 21st, 2017
Jepara | By

22 Februari Besok, KPU Jepara Gelar Rekapitulasi Perolehan Suara di Pilkada 2017

 

Koran Muria, Jepara – Rapat pleno rekapitulasi perolehan hasil suara Pilkada Jepara tingkat kabupaten akan digelar KPU Jepara pada Rabu (22/2/2017) besok. Rencananya, rekapitulasi tersebut akan akan diikuti berbagai kalangan di Kota Ukir.

Komisioner KPU Jepara Subchan Zuhri mengatakan, rekapitulasi akan dilakukan mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai di Kantor KPU Jepara yang bertempat di Jalan Yos Sudarso. Untuk mengakomodir para simpatisan di daerah, semua tim sukses akan diberikan kesempatan untuk mengajak tim IT.

Tujuannya mereka bisa mengupdate informasi secepat mungkin dan mencocokkan data yang ada. Dengan begitu, semua daerah bisa mengetahui perolehan masing-masing.

”Keputusanya bisa mengikutsertakan Tim IT. Nantinya Tim IT itu akan melakukan perekapan suara. Sehingga nantinya bisa sama sama mengetahui hasil yang ada,” katanya usai rapat koordinasi, Selasa (21/2/2017).

Hitung Cepat KPU, Pasangan Ahmad Marzuqi-Dian Kristiandi Menangi Pilkada Jepara

Hanya, untuk jumlah tim IT yang akan diikut sertakan, masing masing paslon hanya diperbolehkan membawa dua orang. Selain itu, tim IT tak memiliki hak bersuara.

”Yang boleh mengintrupsi atau berbicara itu hanya saksi. Sementara tim IT hanya melakukan perekapan data saja,” paparnya.

Ia menegaskan, selain diperbolehkan membawa tim IT, masing-masing paslon sudah sepakat tidak akan membawa massa selama rekapitulasi berlangsung. Hal itu ditujukan supaya KPU bisa menjalankan kegiatan perekapan dengan baik dan lancar.

”Tadi juga ada salah satu dari saksi paslon mengusulkan bahwa dalam kegiatam perekapan ini masing masing paslon tidak diperkenankan untuk membawa massa. Sebab itu akan bisa menimbulkan hal-hal yang tak diinginkan,” ucapnya.

Ahmad Marzuqi – Dian Kristiandi Klaim Menang dengan Selisih 12 Ribu Suara di Pilkada Jepara

Sementara itu, saat ditanya mengenai sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) seusai rekapitulasi tingkat kabupaten, ia mengutarakan bahwa pendaftaran administratif mengenai itu dilakukan tiga hari kedepan setelah rekapitulasi.

”Rencana rekapitulasi memang 22 hingga 23 Februari mendatang. Bila rekapitulasi bisa diselesaikan sehari, maka hasilnya bisa diumumkan. Namun untuk langkah PHPU, masing-masing calon bisa melakukan pendaftaran gugatan setelah tiga hari. Yakni tanggal 23, 24, dan 25 mendatang,” ungkapnya.

 

Polres Jepara Terjunkan 125 Personel

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin melalui Kabag Ops Kompol Slamet Riyadi menyebutkan pihak kepolisian akan menerjunkan sebayak 125 personel. Mereka akan bertugas menjaga keamanan hingga proses rekapitulasi selesai.

”Untuk pengamanan rekapitulasi tingkat Kabupaten di Kantor KPU, Rabu (22/2/2017) besok akan menerjunkan sebnyak 125 personel. Jumlah itu kami rasa lebi gari cukup,” kata Slamet.

Panwas Temukan Banyak Kesalahan di Pilkada Jepara, Ini Perinciannya

Selain ratusan personel kemanan, pihaknya juga bakal menyiagakan 2 unit truck barikade di kawasan Kantor KPU. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi jika ada massa yang nekad untuk datang dan membuat gaduh.

Hanya, saat disinggung mengenai titik mana saja yang dianggap rawan saat rekapitulasi, ia menegaskan wilayah Jepara saat ini masih kondusif. Bahkan ia memastikan semua area masih aman dan terkendali.

”Kalau masalah mana saja yang rawan, mulai dari Pilkada kemarin wilayah Jepara ini masih aman dan kondusif. Akan tetapi kita juga tetap memonitor dibagian posko posko pemenangan paslon masing masing,” paparnya.

Ini Fakta, Marzuqi dan Subroto Ternyata Belum Saling Sapa Pasca-Pilkada Jepara

Dia melanjutkan, saat ini pihak keamanan masih melakukan monitoring ke posko-posko masing-masing paslon. Mulai dari posko tim sukses, simpatisan, hingga kediaman masing-masing calon. Selain itu, Kapolres dan Dandim juga telah melakukan langkah bersilaturahmi.

”Pak Kapolres dan Pak Dandim sudah bersilaturahmi kepada masing masing paslon. Keduanya meminta supaya bisa sama-sama menciptaka Pilkada Jepara yang baik. Selain itu, jika ada kejanggalan dalam rekapitulasi, maka paslon itu juga diharapkan dapat menyelesaikannya dengan cara melalui jalur hukum,” ujarnya.

Editor: Supriyadi

About the Author

-