Published On: Fri, Feb 24th, 2017
Pati | By

Gedung Juang Pati Mulai Direnovasi Jadi Museum Diorama

Alat berat digunakan untuk memulai renovasi Gedung Juang 45 Pati di Jalan P Sudirman Pati mulai direnovasi. (KORAN MURIA / LISMANTO)

 

Koran Muria, Pati – Gedung Juang Kartika 45 yang berada di Jalan P Sudirman Pati mulai direnovasi. Gedung yang sudah lama terbiarkan tersebut akan dimanfaatkan para pejuang veteran, sekaligus museum diorama yang menyajikan perjuangan para pahlawan bangsa.

Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma mengatakan, Gedung Juang 45 selama ini kondisinya sangat memprihatinkan, sehingga butuh sentuhan agar lebih representatif. Terlebih, eksistensi Gedung Juang 45 sebatas untuk ruang pertemuan.

Padahal, gedung peninggalan zaman Belanda itu memiliki ornamen khas yang bisa menjadi wisata edukasi di bidang perjuangan dan kepahlawanan.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi Gedung Juang 45. Sebagai prajurit TNI AD, jiwa saya sedih dan tergugah untuk mengupayakan renovasi. Sebab, tempat ini biasa digunakan untuk berkumpul para pejuang veteran, berbagi cerita tentang kisah perjuangan dari waktu ke waktu,” kata Letkol Inf Andri, Jumat (24/2/2017).

Sebagai Komandan Kodim 0718/Pati, ia berkomitmen dan meminta restu agar renovasi Gedung Juang 45 dapat berhasil, sukses dan memberikan manfaat kepada generasi penerus bangsa. Ada sejumlah tujuan utama dari renovasi dan pembangunan Gedung Juang 45 tahun ini.

Salah satunya, Gedung Juang 45 nantinya bisa dimanfaatkan para pejuang veteran untuk berkumpul dalam kegiatan apapun. “Tempat halaman parkir di depan Gedung Juang juga bisa dimanfaatkan pedagang kaki lima (PKL) sebagai sumber ekonomi,” imbuhnya.

Untuk memberikan edukasi, pihaknya juga akan membuat museum diorama yang menampilkan benda-benda bersejarah berupa replika patung pejuang, dalam bentuk tulisan, dan sebagainya. Diorama juga menyuguhkan dokumen sejarah Pati dari zaman penjajahan Jepang dan Belanda dalam bentuk film layar lebar.

Dia berharap, upaya renovasi Gedung Juang 45 menjadi gedung serba guna bisa menambah satu destinasi wisata edukatif baru di Kabupaten Pati. Menurutnya, nilai-nilai perjuangan dan kepahlawanan juga bisa mendongkrak potensi wisata di tingkat lokal maupun nasional.

Editor : Ali Muntoha

 

About the Author

-